Urus Pajak Kini Cukup Lewat Genggaman

Urus Pajak Kini Cukup Lewat Genggaman

Madurapost.co.id – Masyarakat Kabupaten Banyuwangi kini tidak perlu lagi merasa repot atau meluangkan waktu khusus untuk mengantre di kantor pelayanan hanya demi mengurus administrasi perpajakan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi secara resmi menghadirkan inovasi digital melalui aplikasi "Bapenda Online" yang dirancang untuk memangkas birokrasi dan memberikan kemudahan akses bagi seluruh wajib pajak di wilayah tersebut.

Melalui platform digital ini, layanan perpajakan kini tersedia selama 24 jam penuh. Inovasi ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan kecepatan dan efisiensi dalam menjalankan kewajiban administratif mereka tanpa terikat oleh jam operasional kantor pemerintah.

Urus Pajak Kini Cukup Lewat Genggaman
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menjelaskan bahwa keunggulan utama dari Bapenda Online adalah integrasi datanya yang sangat mumpuni. Sistem ini telah terhubung langsung dengan basis data kependudukan daerah yang dikenal sebagai B-One ID, yang merupakan bagian dari ekosistem aplikasi Smart Kampung. Dengan integrasi tersebut, setiap data wajib pajak yang sudah terdaftar akan langsung terverifikasi secara otomatis oleh sistem, sehingga meminimalisir kesalahan input data manual.

COLLABMEDIANET

"Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengelola administrasi perpajakan secara mandiri. Sekarang, masyarakat tidak perlu lagi menunggu petugas datang ke rumah-rumah untuk urusan pajak. Segala jenis urusan perpajakan bisa diselesaikan secara praktis melalui Bapenda Online," ungkap Ipuk saat memberikan keterangan resmi di Banyuwangi.

Lebih lanjut, Ipuk memaparkan bahwa aplikasi ini memiliki dua fungsi strategis. Pertama, sebagai portal informasi resmi (official web) yang menyediakan data transparan mengenai capaian pajak daerah secara live setiap harinya. Kedua, sebagai portal layanan publik digital yang interaktif. Di dalamnya, masyarakat dapat menemukan informasi mengenai kewajiban pajak, fitur chatbot untuk tanya jawab cepat, hingga portal khusus pendaftaran magang bagi mahasiswa.

Senada dengan hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banyuwangi, Samsudin, menyebutkan bahwa sebelum adanya sistem ini, pihaknya melayani sekitar 150 hingga 200 permohonan layanan setiap harinya secara tatap muka. Layanan tersebut tersebar di berbagai titik seperti Kantor Bapenda, Mall Pelayanan Publik, hingga Pasar Pelayanan Publik.

"Konsep kami adalah work from anywhere. Dengan sistem digital ini, pelayanan tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu. Masyarakat memiliki kendali penuh untuk mengakses layanan kapan saja dan di mana saja melalui ponsel mereka," jelas Samsudin.

Selain memberikan kenyamanan bagi warga, digitalisasi ini ternyata membawa dampak positif yang sangat besar bagi keuangan daerah. Samsudin mengungkapkan bahwa penggunaan Bapenda Online mampu menciptakan efisiensi anggaran yang sangat signifikan bagi Pemkab Banyuwangi.

"Dengan beralih ke sistem digital, kami memproyeksikan penghematan anggaran belanja rutin minimal sebesar Rp900 juta setiap tahunnya. Ke depannya, kami akan terus mengoptimalkan potensi penghematan ini agar anggaran daerah dapat dialokasikan untuk pembangunan lainnya yang lebih mendesak," pungkasnya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar