KTM Kalah Grip di Mandalika

KTM Kalah Grip di Mandalika

Madurapost.co.id – Ajang MotoGP Indonesia 2026 yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, memberikan tantangan berat bagi tim Red Bull KTM Factory Racing. Pembalap muda berbakat, Pedro Acosta, secara terbuka mengungkapkan bahwa performa motor KTM saat ini masih tertinggal dalam hal daya cengkeram ban atau grip jika dibandingkan dengan para pesaing kuatnya, yakni Aprilia dan Ducati.

Kondisi teknis ini menjadi kendala serius bagi Acosta selama menjalani sesi latihan maupun balapan. Ia menyoroti sektor kedua di Sirkuit Mandalika sebagai area yang paling menyulitkan. Kurangnya daya cengkeram pada sektor tersebut membuat Acosta kehilangan kepercayaan diri saat melibas tikungan, sehingga ia harus menghabiskan waktu lebih lama untuk menyesuaikan ritme berkendaranya.

KTM Kalah Grip di Mandalika
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

"Kami tidak menjadi lebih buruk, justru kami sebenarnya sedang berkembang. Namun, masalahnya adalah para pesaing kami mampu meningkatkan performa mereka jauh lebih cepat daripada kami," ujar Acosta dengan nada evaluatif usai menyelesaikan sesi Sprint Race, Sabtu.

COLLABMEDIANET

Menurut analisis pembalap asal Spanyol tersebut, Aprilia menunjukkan keunggulan yang sangat mencolok dalam mempertahankan kecepatan tinggi, terutama saat menggunakan ban baru. Di sisi lain, Ducati juga tampil sangat konsisten dan kompetitif di berbagai karakteristik lintasan yang ada di Mandalika. Hal ini membuat KTM harus bekerja ekstra keras untuk memperkecil jarak ketertinggalan sebelum balapan utama digelar pada Minggu (11/10).

Meski menghadapi kendala teknis, Acosta tidak kehilangan optimisme. Ia melihat peluang besar untuk memperebutkan posisi ketiga pada balapan utama nanti. Baginya, mengamankan posisi tersebut sangat krusial untuk memaksimalkan perolehan poin di klasemen musim ini.

Pada sesi Sprint Race yang berlangsung sengit, Acosta sebenarnya mampu tampil kompetitif, namun ia harus finis di posisi keenam setelah terkena hukuman long lap akibat pelanggaran batas lintasan. Sementara itu, dominasi Ducati terlihat jelas melalui Marc Marquez yang berhasil memenangkan sprint dengan catatan waktu 19 menit 37,125 detik.

Posisi podium sprint dilengkapi oleh Ai Ogura dari SuperFile Trackhouse di urutan kedua, disusul oleh Fabio Di Giannantonio dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team di posisi ketiga. Ketiganya menunjukkan performa yang sangat solid di lintasan Mandalika.

Mengenai insiden kecelakaan yang melibatkan Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez pada lap pertama, Acosta menjelaskan bahwa hal itu merupakan efek domino. Menurutnya, ketika beberapa pembalap mencoba mengubah arah secara mendadak untuk menghindari kontak, ruang gerak di lintasan menjadi sangat terbatas sehingga tabrakan menjadi sulit untuk dihindari.

Para penggemar MotoGP tanah air kini menantikan aksi para pembalap dalam balapan utama yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (11/10) pukul 15.00 WITA. Laporan selengkapnya dapat Anda ikuti melalui madurapost.co.id.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar