Madurapost.co.id – Kabupaten Probolinggo tengah bersiap menyambut wajah baru dari sektor ekonomi perdesaan. Melalui inisiatif Program Desa Berdaya, Desa Pabean di Kecamatan Dringu kini tengah bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang diharapkan mampu menyokong kesejahteraan masyarakat lokal serta memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Langkah strategis ini bukan tanpa dasar yang kuat. Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur, Desa Pabean terpilih sebagai satu-satunya desa di wilayah Kabupaten Probolinggo yang mendapatkan kucuran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) melalui Program Desa Berdaya dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Keistimewaan ini menjadi modal besar bagi desa tersebut untuk melompat menjadi desa mandiri yang mampu mengelola potensi sumber dayanya secara optimal.

Sebagai buah dari program ini, Desa Pabean kini memiliki ikon tematik baru yang diberi nama "Pabean Park and Culinary". Kawasan ini dirancang bukan sekadar sebagai tempat rekreasi, melainkan sebagai ruang publik multifungsi yang menjadi jantung aktivitas ekonomi warga. Di sana, para pelaku UMKM akan diberikan wadah khusus untuk memasarkan produk mereka, sehingga perputaran uang tetap berada di lingkup desa.

Related Post
Gorby Martapura, Jabatan Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jawa Timur, menjelaskan bahwa esensi dari Desa Berdaya adalah mempertegas status desa mandiri. Melalui inovasi dan pembentukan identitas tematik, desa didorong untuk menciptakan penggerak sosial sekaligus ekonomi yang berkelanjutan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala DPMD Kabupaten Probolinggo, Munaris, memaparkan bahwa pembangunan Pabean Park and Culinary dilakukan secara bertahap dengan menyediakan berbagai fasilitas penunjang. Mulai dari lintasan lari (jogging track), area khusus UMKM, lapangan voli, taman bermain anak, hingga lapangan sepak bola mini (mini soccer). Fasilitas-fasilitas ini diproyeksikan menjadi magnet keramaian baru di Desa Pabean.
Munaris juga menyoroti potensi besar Desa Pabean yang selama ini sudah dikenal sebagai kawasan pendidikan. Dengan adanya jenjang sekolah dari tingkat TK hingga perguruan tinggi, kehadiran kawasan kuliner dan rekreasi ini akan menciptakan sinergi ekonomi yang kuat dengan kebutuhan para pelajar dan masyarakat sekitar.
"Dengan adanya ikon tematik baru ini, kami berharap Desa Pabean mampu mengembangkan aktivitas ekonomi yang terhubung langsung dengan peluang usaha lokal," ujar Munaris.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam mengelola kawasan ini setelah pembangunan rampung. Pengelolaan yang profesional sangat krusial agar fasilitas ini dapat meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes). Hal ini menjadi sangat relevan mengingat desa dituntut untuk lebih kreatif mencari sumber pendapatan mandiri di tengah dinamika alokasi Dana Desa yang ada. Melalui kolaborasi antara Pemprov Jatim dan Pemkab Probolinggo, transformasi ini diharapkan mampu mewujudkan visi Kabupaten Probolinggo yang lebih maju dan berdaya saing.








































Tinggalkan komentar