Madurapost.co.id – Kekalahan telak yang dialami Dewa United dalam lanjutan pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 menjadi tamparan keras bagi tim tersebut. Bertandang ke Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Minggu kemarin, skuad asuhan Osmar Loss harus mengakui keunggulan tuan rumah, Arema FC, dengan skor mencolok 0-4. Hasil minor ini memaksa sang pelatih untuk segera mengambil langkah tegas guna membenahi performa anak asuhnya.
Pelatih Dewa United, Osmar Loss, menyatakan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam setelah melihat performa tim yang jauh dari ekspektasi. Ia menegaskan bahwa proses evaluasi menyeluruh akan segera dilakukan dalam waktu dekat. Menurutnya, tim sudah mengidentifikasi titik-titik lemah yang menjadi penyebab kegagalan mereka dalam meredam serangan Arema FC.

"Kami sudah memahami letak permasalahan tim saat ini. Fokus utama kami dalam beberapa hari ke depan adalah melakukan perbaikan intensif agar kesalahan serupa tidak terulang pada pertandingan berikutnya," ujar Osmar Loss dalam sesi konferensi pers usai laga di Stadion Kanjuruhan.

Related Post
Meski harus menelan kekalahan besar, Osmar berpendapat bahwa Dewa United sebenarnya tidak bermain tanpa perlawanan. Namun, ia mengakui adanya masalah pada pola permainan yang tidak berjalan sesuai rencana taktis yang telah disiapkan. Salah satu poin krusial yang disoroti adalah masalah efisiensi di lini depan. Para pemain dinilai kurang tajam dalam mengeksekusi peluang emas yang tercipta di area pertahanan lawan.
Dalam sepak bola modern, kemampuan memanfaatkan peluang sekecil apa pun sering kali menjadi pembeda antara kemenangan dan kekalahan. Osmar menekankan bahwa jika Dewa United mampu mencetak gol lebih awal, alur pertandingan mungkin akan berjalan berbeda. "Sebenarnya ada banyak celah dan kesempatan bagi kami untuk memenangkan laga jika kami bisa unggul terlebih dahulu," tambahnya.
Arema FC tampil sangat dominan dan klinis sepanjang pertandingan. Gol demi gol berhasil disarangkan oleh para pemain tuan rumah, dimulai dari aksi Careca yang mencetak dua gol pada menit ke-30 dan ke-52. Keunggulan tersebut kemudian dipertegas oleh Samuel Otusanya pada menit ke-65, sebelum akhirnya Julian Guevara menutup pesta gol Arema pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+5.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi besar, terutama menjelang laga berat melawan Persija Jakarta yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 31 Oktober mendatang. Osmar berharap koreksi terhadap cara bermain tim dapat segera membuahkan hasil positif.
Walaupun baru saja mengalami kekalahan telak, Dewa United secara posisi masih cukup aman di papan atas. Mereka saat ini masih bertengger di urutan kedua klasemen sementara BRI Super League 2026/2027 dengan koleksi 14 poin, hasil dari catatan empat kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan. Melansir informasi dari madurapost.co.id, tim ini diharapkan mampu bangkit dari keterpurukan di laga selanjutnya.










































Tinggalkan komentar