Ribuan Personel Siaga Amankan Pilkades Pacitan

Madurapost.co.id – Gelombang pengamanan ketat mulai disiagakan di seluruh wilayah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, menyambut pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026. Sebanyak 945 personel gabungan dari berbagai unsur telah dikerahkan untuk memastikan proses pemungutan hingga penghitungan suara berjalan tanpa gangguan.

Langkah masif ini diambil guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kerap muncul dalam kontestasi politik tingkat desa. Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, menegaskan bahwa pengerahan kekuatan besar-besaran ini merupakan bentuk komitmen aparat dalam menjaga stabilitas wilayah selama tahapan krusial Pilkades berlangsung.

Ribuan Personel Siaga Amankan Pilkades Pacitan
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Dalam apel pergeseran dan pembekalan personel yang digelar di halaman Markas Polres Pacitan, AKBP Ayub menjelaskan bahwa hari pemungutan suara yang jatuh pada Minggu, 8 November 2026, merupakan fase paling rawan. Menurutnya, ada beberapa titik kerawanan yang harus diwaspadai, mulai dari aksi sabotase, intimidasi terhadap pemilih, konflik horizontal antar pendukung calon kepala desa, hingga praktik politik uang yang dapat mencederai demokrasi di tingkat desa.

COLLABMEDIANET

Secara teknis, pengamanan akan difokuskan pada 50 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di berbagai desa di Kabupaten Pacitan. Untuk menyukseskan misi ini, kekuatan personel dibagi ke dalam beberapa unsur. Tercatat, 515 personel berasal dari internal Polres Pacitan, didukung oleh 60 personel BKO Satuan Brimob Polda Jawa Timur, 90 personel TNI, 30 personel Satpol PP Kabupaten Pacitan, serta 250 personel Linmas.

Strategi pengamanan tidak dilakukan secara merata, melainkan menggunakan pendekatan berbasis risiko. Pola pengamanan diatur berdasarkan tingkat kerawanan masing-masing TPS. Untuk TPS yang masuk dalam kategori kurang rawan, petugas akan terdiri dari lima personel Polri, lima anggota Linmas, dan satu personel TNI. Namun, bagi TPS yang masuk dalam kategori rawan, kekuatan akan digandakan dengan menempatkan 10 personel Polri, enam anggota Linmas, dan satu personel TNI.

Tidak hanya mengandalkan pasukan di lapangan, Polres Pacitan juga telah menyiapkan pasukan cadangan yang sangat kuat untuk menghadapi situasi kontingensi. Pasukan cadangan ini terdiri dari dua satuan setingkat peleton (SST) Dalmas, dua SST Brimob Polda Jawa Timur, 67 personel Power on Hand, 40 personel TNI, serta enam personel Satpol PP. Pasukan ini akan disebar di sejumlah wilayah berdasarkan pembagian rayon agar dapat bergerak cepat jika terjadi gangguan keamanan yang mendadak.

Menutup arahannya, AKBP Ayub memberikan instruksi tegas kepada seluruh anggota agar tetap menjaga profesionalisme dan netralitas. Ia menekankan bahwa aparat tidak boleh memihak kepada calon mana pun atau kelompok pendukung tertentu. "Tingkatkan sinergi, pahami karakteristik wilayah, dan tetaplah humanis dalam bertugas," pesannya. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan kekompakan agar seluruh rangkaian Pilkades 2026 di Pacitan dapat berjalan aman, lancar, dan damai.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar