Istanbul, Madura Post – Jagat sepak bola Eropa digemparkan oleh performa sensasional Galatasaray yang sukses melibas raksasa Italia, Juventus, dengan skor telak 5-2 dalam laga leg pertama playoff 16 besar Liga Champions. Kemenangan dramatis ini tak hanya mengejutkan banyak pihak, tetapi juga membuat sang pelatih Galatasaray, Okan Buruk, sesumbar bahwa hasil fantastis ini akan dikenang abadi dalam sejarah klub dan sepak bola Turki.
Dalam pernyataannya yang dikutip Madura Post dari laman resmi UEFA pada Rabu, Okan Buruk tak bisa menyembunyikan kebanggaannya. "Ini adalah pertandingan yang tak terlupakan, baik untuk sejarah klub kami maupun untuk kancah sepak bola Turki secara keseluruhan," ujar Buruk, menyoroti magnitud kemenangan atas tim sekelas Juventus yang memiliki reputasi mentereng di kancah Eropa.

Pelatih berusia 50 tahun itu juga tak lupa melayangkan pujian setinggi langit kepada seluruh anak asuhnya yang telah berjuang habis-habisan di lapangan. "Lawan kami adalah klub yang sangat besar. Kami bertarung dengan sangat baik. Selamat untuk seluruh pemain kami," sambungnya. Selain itu, Buruk juga secara khusus mengapresiasi dukungan luar biasa dari para suporter Galatasaray yang memadati stadion, menciptakan atmosfer intimidatif bagi tim tamu.

Related Post
Pesta gol Galatasaray dibuka oleh brace dari penyerang lincah Noa Lang, yang kemudian disusul oleh gol-gol indah dari Gabriel Sara, Davinson Sanchez, dan Sacha Boey. Kelima gol tersebut menjadi bukti dominasi "Cim Bom", julukan Galatasaray, di hadapan publik sendiri. Juventus, meski sempat membalas dua gol lewat aksi Teun Koopmeiners, tak mampu membendung gelombang serangan tuan rumah. Penderitaan tim tamu semakin lengkap setelah Juan Cabal diusir wasit pada menit ke-67 karena menerima kartu kuning kedua, memaksa "Si Nyonya Tua









Tinggalkan komentar