Tulungagung, Madura Post – Ancaman peningkatan kasus campak di Kabupaten Tulungagung mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat untuk bergerak cepat. Sebuah program imunisasi massal berskala besar, dikenal sebagai Outbreak Response Immunization (ORI), kini tengah digalakkan di Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, sebagai upaya krusial membendung penyebaran penyakit menular ini dan melindungi generasi penerus.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Tulungagung, dr. Aris Setiawan, menjelaskan bahwa intervensi ORI ini secara spesifik menyasar sekitar 350 balita yang berusia antara 9 hingga 59 bulan. "Kami menerapkan ORI di Ringinpitu karena wilayah ini menunjukkan jumlah suspek campak yang cukup tinggi. Oleh karena itu, seluruh balita di desa ini menjadi target vaksinasi, tanpa memandang status imun


Related Post









Tinggalkan komentar