SURABAYA, Madura Post – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) bergerak cepat untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan daya beli masyarakat di tengah Bulan Suci Ramadhan. Sebanyak 110 titik pasar murah serentak digelar di berbagai kota dan kabupaten di seluruh Jawa Timur, menawarkan berbagai komoditas penting dengan harga yang terjangkau. Langkah ini disambut antusias oleh warga yang merasakan langsung manfaatnya.
Salah satu titik yang menjadi sorotan adalah di Kalibaru, Banyuwangi, pada Sabtu lalu, di mana ratusan warga berbondong-bondong memadati lokasi pasar murah. Mereka tampak antusias membeli beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta kebutuhan pokok lainnya yang dijual dengan harga khusus. Pemandangan serupa juga terlihat di puluhan titik lainnya, menunjukkan betapa krusialnya program ini bagi masyarakat.

Program pasar murah ini menjadi angin segar bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok yang kerap terjadi menjelang dan selama Ramadhan. Beras SPHP, yang menjadi salah satu komoditas primadona, diburu warga karena harganya yang jauh lebih rendah dari pasaran. Dengan demikian, beban pengeluaran rumah tangga dapat sedikit diringankan, memungkinkan masyarakat untuk lebih fokus pada ibadah dan kebersamaan keluarga.

Related Post
Seorang warga Kalibaru, Ibu Siti (45), mengungkapkan rasa syukurnya saat ditemui Madura Post. "Alhamdulillah, adanya pasar murah ini sangat membantu kami. Harga beras dan minyak goreng jadi lebih terjangkau. Apalagi di bulan puasa seperti sekarang, pengeluaran pasti bertambah untuk persiapan buka puasa dan sahur," ujarnya dengan senyum sumringah. Antusiasme serupa juga terlihat di berbagai daerah lain, menandakan bahwa program ini tepat sasaran dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, dalam keterangannya, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memantau dan menstabilkan harga kebutuhan pokok. "Kami tidak ingin masyarakat







Tinggalkan komentar