London – Crystal Palace berhasil menciptakan kejutan besar di Liga Inggris dengan membalikkan keadaan secara dramatis untuk menundukkan Tottenham Hotspur 3-1. Laga sengit yang digelar di Stadion Tottenham Hotspur, London, Jumat dini hari WIB, menjadi saksi bisu bagaimana The Eagles memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah Spurs harus bermain dengan sepuluh orang sejak pertengahan babak pertama.
Kemenangan ini bukan hanya sekadar tiga poin bagi Palace, melainkan juga sebuah pernyataan kuat atas ketahanan dan efektivitas mereka di lapangan. Gol-gol dari Ismaila Sarr (dua gol) dan Jorgen Strand Larsen memastikan gol pembuka Dominic Solanke untuk Spurs menjadi sia-sia belaka.

Pertandingan dimulai dengan tempo sedang, di mana kedua tim saling menjajaki kekuatan. Crystal Palace, di bawah asuhan Olivier Glasner, sempat mengancam gawang Spurs melalui tembakan Adam Wharton yang berhasil diselamatkan oleh kiper Guglielmo Vicario. Bahkan, Ismaila Sarr sempat merayakan gol, namun dianulir wasit setelah tinjauan VAR mengonfirmasi posisi offside.

Related Post
Drama dimulai pada menit ke-34 ketika Tottenham Hotspur berhasil unggul lebih dulu. Umpan terukur dari Archie Gray sukses dikonversi menjadi gol oleh Dominic Solanke, membuat seisi stadion bergemuruh. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan sesaat. Empat menit kemudian, petaka menimpa Spurs. Bek tengah andalan mereka, Micky van de Ven, diganjar kartu merah langsung oleh wasit setelah melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Insiden ini tidak hanya membuat Spurs pincang, tetapi juga berbuah tendangan penalti bagi Crystal Palace.









Tinggalkan komentar