Iran Selatan Membara Diserang AS Ini Pemicunya

Iran Selatan Membara Diserang AS Ini Pemicunya

madurapost.co.id – Dini hari Kamis yang mencekam, langit Iran bagian selatan kembali diwarnai dentuman keras dan kilatan api, menandai babak baru ketegangan yang memanas antara Teheran dan Washington. Serangkaian serangan udara dan ledakan dilaporkan mengguncang beberapa wilayah strategis, memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik di Timur Tengah.

Televisi nasional Iran mengabarkan, setidaknya lima proyektil tak dikenal menghantam sebuah lokasi di kawasan Kargan, kota Minab. Hantaman ini menimbulkan kerusakan dan kepanikan di tengah malam. Tak hanya itu, suara ledakan memekakkan telinga turut mengguncang Bandar Abbas, salah satu pelabuhan utama Iran yang vital. Laporan dari berbagai media Iran juga mengindikasikan adanya dentuman susulan serta aktivitas sistem pertahanan udara yang siaga penuh di wilayah Jask, Qeshm, dan Sirik, seluruhnya berada dalam Provinsi Hormozgan yang strategis. Wilayah ini dikenal sebagai jalur pelayaran penting di Selat Hormuz, menjadikannya target yang memiliki implikasi geopolitik signifikan.

Iran Selatan Membara Diserang AS Ini Pemicunya
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Insiden dramatis ini terjadi tak lama setelah Komando Pusat Amerika Serikat atau CENTCOM merilis pernyataan mengejutkan. Mereka mengklaim pasukannya telah melancarkan serangkaian serangan "pembelaan diri" tambahan, menargetkan beberapa lokasi di Iran. Menurut CENTCOM, operasi militer ini merupakan perintah langsung dari Presiden Donald Trump. Langkah tersebut diambil sebagai respons tegas terhadap apa yang mereka sebut sebagai "agresi berkelanjutan" yang dilancarkan oleh Iran, sebuah klaim yang memperpanas tensi geopolitik di kawasan.

COLLABMEDIANET

Serangan ini menambah daftar panjang insiden yang memperkeruh hubungan antara kedua negara adidaya tersebut. Ketegangan antara Washington dan Teheran memang telah memuncak dalam beberapa waktu terakhir, ditandai dengan saling tuding dan serangkaian aksi militer. Tindakan terbaru AS ini dipandang sebagai respons langsung terhadap aktivitas Iran yang dianggap mengancam kepentingan Amerika Serikat dan sekutunya di wilayah tersebut. Dunia kini menahan napas, mengamati dengan seksama perkembangan situasi di Iran selatan

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar