Madurapost.co.id – Insiden kebakaran yang melanda ruang Uninterruptible Power Supply (UPS) dan Network Operations Center (NOC) di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya memicu langkah cepat dari pihak pengelola. Direktorat Sistem Informasi (DSI) Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya kini tengah berupaya keras melakukan pemulihan infrastruktur digital guna mengembalikan layanan kampus ke kondisi normal.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran tersebut berdampak langsung pada infrastruktur jaringan utama, yang mengakibatkan gangguan akses internet serta sejumlah layanan sistem informasi di lingkungan universitas. Menanggapi situasi darurat ini, pihak DSI menargetkan pemulihan awal jaringan internet dapat dilakukan dalam waktu maksimal 1 x 24 jam setelah kejadian.

Direktur DSI YPTA Surabaya, Eko Halim Santoso, mengonfirmasi bahwa tim teknis telah bergerak cepat melakukan penanganan dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh perangkat yang terdampak. "Kami telah melakukan penanganan dan pemeriksaan intensif terhadap infrastruktur yang terdampak akibat kebakaran di ruang UPS dan jaringan utama," ujar Eko pada Jumat.

Related Post
Meskipun terjadi gangguan pada fasilitas utama, Eko menegaskan bahwa keamanan data institusi tetap menjadi prioritas utama. Ia menjelaskan bahwa Untag Surabaya sebenarnya telah memiliki fasilitas pusat data (data center) baru. Sebagian besar data penting milik universitas telah dimigrasikan ke fasilitas baru tersebut sebagai langkah preventif untuk menjamin keberlangsungan layanan dan keamanan data dari risiko bencana.
Dalam proses pemulihan, tim DSI telah menyusun skala prioritas. Fokus utama saat ini adalah mengembalikan stabilitas jaringan internet terlebih dahulu. Setelah konektivitas internet kembali normal, barulah tim akan melanjutkan proses pemulihan aplikasi dan basis data secara bertahap untuk memastikan tidak ada kerusakan sistem yang lebih luas.
Kronologi kejadian bermula saat Bagian Gedung dan Landscape menerima laporan adanya kepulan asap dari ruang UPS dan jaringan utama pada pukul 09.32 WIB. Sebagai langkah mitigasi cepat untuk mencegah api merambat, tim terkait segera memutus aliran listrik. Namun, tindakan ini secara otomatis menghentikan operasional server yang terhubung dengan fasilitas tersebut.
Tim DSI tiba di lokasi hanya berselang satu menit setelah laporan diterima. Mereka melakukan penanganan awal bersama tim Gedung dan Landscape menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Petugas pemadam kebakaran kemudian dikerahkan ke lokasi hingga api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 10.16 WIB.
Saat ini, tim teknis masih terus melakukan pengecekan terhadap kondisi perangkat dan mengamankan aset-aset yang masih layak pakai. Pihak DSI YPTA Surabaya berkomitmen untuk melakukan pemulihan secara bertahap dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan keandalan layanan. Informasi mengenai perkembangan pemulihan ini akan terus disampaikan secara berkala kepada seluruh sivitas akademika hingga seluruh sistem kembali beroperasi normal.










































Tinggalkan komentar