Lumajang, Madura Post – Perhelatan akbar Segoro Topeng Kaliwungu yang dijadwalkan pada tahun 2026 mendatang diproyeksikan akan melampaui sekadar agenda seni dan budaya. Kegiatan kolosal ini digadang-gadang bakal menjadi motor penggerak utama ekonomi daerah berbasis pariwisata, yang secara strategis menghubungkan sektor wisata dengan berbagai denyut aktivitas ekonomi masyarakat lokal di Lumajang, Jawa Timur.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, dalam keterangannya pada Jumat lalu, menegaskan bahwa agenda budaya semacam ini merupakan bagian integral dari strategi pembangunan daerah yang lebih luas. "Fokus kami tidak hanya pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan semata, tetapi juga pada penguatan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan berbagai sektor usaha yang saling mendukung dan berkelanjutan," ujarnya di Lumajang.

Patria menjelaskan bahwa arah pengembangan pariwisata di Lumajang saat ini lebih menitikberatkan pada perluasan manfaat ekonomi yang dapat dir

Related Post










































Tinggalkan komentar