Madurapost.co.id – Tren positif yang sedang melanda Como 1907 seolah sulit untuk dihentikan. Setelah sebelumnya mengguncang dunia sepak bola dengan kemenangan telak atas Manchester United di ajang Liga Champions, tim asuhan Cesc Fabregas ini kembali menunjukkan taringnya. Kali ini, Como sukses membungkam Sassuolo dengan skor meyakinkan 2-0 dalam laga yang berlangsung di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Italia, pada Sabtu waktu setempat.
Kemenangan ini menjadi suntikan motivasi besar bagi skuad Como untuk terus merangkak naik di papan klasemen. Berdasarkan data yang dihimpun dari laman resmi Liga Italia, hasil manis ini membawa Como melesat ke posisi keempat dengan koleksi 17 poin. Sebaliknya, nasib malang harus dialami Sassuolo yang kini tertahan di peringkat ke-14 klasemen sementara dengan raihan delapan poin.

Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Como langsung mengambil inisiatif serangan dan tampil sangat dominan di lini tengah. Martin Baturina menjadi salah satu pemain yang paling aktif mengacak-acak pertahanan lawan. Beberapa kali ia melepaskan tembakan berbahaya yang memaksa kiper Sassuolo, Stefano Turati, bekerja ekstra keras untuk menjaga gawangnya tetap perawan.

Related Post
Di sisi lain, Sassuolo mencoba untuk tetap tenang dan mengandalkan skema serangan balik cepat. Salah satu peluang emas muncul pada menit ke-19 melalui Benja Dominguez, namun sayangnya tembakan tersebut masih melenceng dari sasaran. Memasuki babak kedua, Sassuolo sempat memberikan ancaman melalui Kieron Bowie, tetapi bola hasil tembakannya melambung tinggi di atas mistar gawang Como.
Kebuntuan akhirnya pecah di awal babak kedua. Pada menit ke-49, Anastasios Douvikas berhasil menjadi pahlawan bagi tuan rumah. Memanfaatkan umpan matang dari Maxence Caqueret, penyerang asal Yunani tersebut melepaskan tembakan jarak dekat yang tidak mampu dihalau kiper lawan. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Como.
Tak butuh waktu lama bagi Douvikas untuk menambah penderitaan tim tamu. Hanya berselang 11 menit, tepatnya pada menit ke-60, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor. Melalui sebuah tembakan akurat dari tengah kotak penalti, Douvikas menggandakan keunggulan Como menjadi 2-0.
Sassuolo yang tidak diperkuat bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, yang harus absen karena cedera, tampak kesulitan meredam agresivitas lini depan Como. Meski Duje Caleta-Car sempat mencoba menyamakan kedudukan melalui sundulan, namun bola masih meleset dari target. Hingga laga berakhir, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Como.
Dalam laga ini, Como 1907 menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan komposisi pemain: Butez; Yan Couto, Kempf, Kambwala, Kaiki; Perrone, Da Cunha; Caqueret, Ricci, Baturina; serta Douvikas sebagai ujung tombak. Sementara itu, Sassuolo tampil dengan formasi 4-3-3 yang diperkuat oleh Turati; Van der Brempt, Caleta-Car, Cande, Obrador; Adzic, Matic, Bakola; serta lini depan Berardi, Bowie, dan Dominguez. Melansir laporan dari madurapost.co.id, kemenangan ini semakin mempertegas bahwa Como adalah kekuatan baru yang patut diwaspadai di kompetisi musim ini.










































Tinggalkan komentar