Duka Mendalam di Jember Korban KMP Virgo

Duka Mendalam di Jember Korban KMP Virgo

Madurapost.co.id – Suasana haru dan duka menyelimuti Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Sabtu ini. Jenazah Mahmud Sahudi (43), salah satu korban kecelakaan laut KMP Virgo Transport 8, akhirnya tiba di rumah duka setelah melalui proses identifikasi yang panjang. Kehadiran jenazah ini menjadi kabar pilu sekaligus kepastian di tengah ketidakpastian pencarian korban kecelakaan di perairan Masalembo, Laut Jawa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Edy Budi Susilo, mengonfirmasi bahwa identitas korban telah dipastikan oleh tim DVI Polda Kalimantan Selatan di RS Bhayangkara Banjarmasin. Proses identifikasi ini menjadi langkah krusial sebelum jenazah dapat dipulangkan ke kampung halaman untuk proses pemakaman yang layak.

Duka Mendalam di Jember Korban KMP Virgo
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Tragedi yang menimpa KMP Virgo Transport 8 ini menyisakan luka mendalam bagi warga Jember. Berdasarkan data manifest penumpang, terdapat empat warga asal Kabupaten Jember yang berada di atas kapal saat kecelakaan terjadi pada Minggu (13/09) lalu. Namun, hingga saat ini, baru satu korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, yakni almarhum Mahmud Sahudi.

COLLABMEDIANET

Mahmud merupakan warga asli Desa Sumberejo yang bekerja sebagai kernet truk dengan nomor polisi L 8655 NB yang mengangkut paket ekspedisi Riki. Jenazah almarhum rencananya akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Penthong Sono, Desa Sumberejo, setelah prosesi pemakaman selesai dilakukan oleh pihak keluarga.

Namun, duka ini belum berakhir bagi keluarga korban lainnya. Edy menjelaskan bahwa masih ada tiga warga Jember lainnya yang dinyatakan hilang dan masih dalam proses pencarian intensif oleh tim SAR gabungan. Ketiga korban tersebut adalah Niki Armi Minamri Robby (34) asal Desa Karangduren, Kecamatan Balung, yang merupakan sopir truk muatan ikan; M. Abdul Rosyid (30) asal Desa Sruni, Kecamatan Jenggawah, yang merupakan kernet truk muatan ikan; serta Avejaya Ruddinka (44) asal Desa Seputih, Kecamatan Mayang, yang merupakan kernet truk pengangkut paket ekspedisi BMT.

Sebagai bentuk empati dan dukungan moral, tim BPBD bersama Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan logistik berupa paket sembako kepada keluarga almarhum Mahmud Sahudi. "Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga diberikan ketabahan dalam menghadapi ujian ini," ujar Edy.

Pemerintah daerah melalui BPBD Jember menyatakan akan terus memantau secara ketat perkembangan operasi pencarian korban di laut. Koordinasi intensif terus dilakukan dengan BASARNAS Pos SAR Jember serta BPBD Jawa Timur guna memastikan upaya penyelamatan tiga korban lainnya yang masih hilang dapat berjalan maksimal. Masyarakat kini hanya bisa berharap agar ketiga rekan almarhum dapat segera ditemukan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar