Ketuk Pintu Langit Demi Jawa Timur Berkah

Ketuk Pintu Langit Demi Jawa Timur Berkah

Madurapost.co.id – Ribuan masyarakat Jawa Timur berkumpul dalam suasana khidmat untuk melantunkan selawat dan doa bersama. Kegiatan bertajuk "Jawa Timur Bersholawat" yang digelar di halaman Gedung DPRD Jawa Timur ini menjadi momen spiritual penting untuk memohon perlindungan dan keberkahan bagi seluruh wilayah di provinsi tersebut.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, hadir langsung di tengah massa untuk mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para pendukung setia Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf atau Syekher Mania, untuk bersatu dalam doa. Dalam sambutannya, Khofifah menekankan pentingnya aspek spiritual dalam mendukung pembangunan daerah agar tidak hanya sukses secara fisik, tetapi juga membawa ketenangan batin bagi warganya.

Ketuk Pintu Langit Demi Jawa Timur Berkah
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

"Mohon doa dari panjenengan semua, mudah-mudahan Jawa Timur menjadi provinsi yang aman, damai, masyarakat semuanya guyub rukun, serta mendapat barakah dan ridha dari Allah SWT," ujar Khofifah dengan penuh haru saat memimpin pembacaan Al Fatihah.

COLLABMEDIANET

Menurut Khofifah, kegiatan ini bukan sekadar seremonial belaka. Di tengah upaya pemerintah daerah dalam mengejar target pembangunan ekonomi dan infrastruktur, doa kolektif menjadi penguat moral. Ia meyakini bahwa kemajuan Jawa Timur tidak bisa hanya mengandalkan kerja keras, kolaborasi antarlembaga, maupun kebijakan teknis semata. Ada kekuatan doa yang harus menyertai setiap ikhtiar agar hasil yang dicapai memberikan manfaat luas dan keberkahan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Acara yang diinisiasi oleh DPRD Jawa Timur ini juga merupakan bagian dari rangkaian perayaan menyambut Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Melalui momentum ini, pemerintah daerah ingin mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus memperkuat rasa persaudaraan di tengah keberagaman yang ada.

Senada dengan Gubernur, Ketua DPRD Jawa Timur, M. Musyafak Rouf, memberikan pesan yang sangat menyentuh terkait harapan kesejahteraan rakyat. Ia menyebut kegiatan ini sebagai upaya "mengetuk pintu langit" agar Jawa Timur senantiasa dijauhkan dari musibah dan diberikan kelimpahan rezeki.

Musyafak menggambarkan harapan masyarakat melalui istilah "ijo royo-royo" atau kondisi yang subur dan makmur. Ia berharap doa-doa yang dipanjatkan dapat berdampak langsung pada sektor ekonomi kerakyatan.

"Supaya Jawa Timur menjadi ijo royo-royo. Harapannya, para petani bisa mendapatkan panen yang melimpah, para nelayan mendapatkan hasil tangkapan laut yang bagus, dan para pedagang serta pelaku UMKM dagangannya selalu laris manis," tutur Musyafak dalam orasinya.

Melalui kegiatan Jawa Timur Bersholawat ini, diharapkan tercipta harmoni antara pembangunan duniawi dan spiritual, sehingga Jawa Timur tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga menjadi daerah yang aman, damai, dan penuh keberkahan bagi seluruh penduduknya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar