Lawan Bullying Polres Situbondo Sasar Pelajar

Lawan Bullying Polres Situbondo Sasar Pelajar

<strong>Madurapost.co.id – Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan bebas dari tekanan mental terus digencarkan oleh aparat kepolisian di Jawa Timur. Kali ini, Satuan Bimbingan Masyarakat (Satbinmas) Polres Situbondo mengambil langkah proaktif dengan terjun langsung ke lapangan untuk memberikan edukasi mendalam kepada para pelajar mengenai bahaya perundungan atau bullying.

Kegiatan yang mengusung misi pembentukan karakter ini menyasar para anggota Gerakan Pramuka yang tengah mengikuti kegiatan Jambore Siwalan ke-14. Bertempat di SDN 1 Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, ratusan siswa tampak antusias menyimak arahan dari para personel kepolisian yang hadir di tengah-tengah mereka.

Lawan Bullying Polres Situbondo Sasar Pelajar
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Kasat Binmas Polres Situbondo, Iptu Rachman Fadli Kurniawan, menegaskan bahwa pembinaan mental harus dimulai sedini mungkin. Menurutnya, menanamkan nilai-nilai karakter positif sejak usia sekolah dasar merupakan fondasi paling krusial untuk membangun generasi masa depan yang berkualitas dan beradab.

COLLABMEDIANET

"Kami ingin menanamkan pemahaman kepada anak-anak bahwa segala bentuk perundungan, baik itu secara fisik maupun verbal, sama sekali tidak dapat dibenarkan. Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, kami berkomitmen memastikan adik-adik Pramuka ini tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, memiliki rasa kasih sayang terhadap sesama teman, serta menjauhi segala tindakan yang dapat merugikan orang lain," ujar Iptu Rachman dalam keterangannya, Sabtu.

Dalam sesi edukasi tersebut, petugas kepolisian tidak hanya memberikan ceramah satu arah, tetapi juga memaparkan materi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Fokus utama materi mencakup dampak psikologis yang menghancurkan akibat kekerasan verbal, seperti ejekan atau hinaan, hingga dampak fisik yang ditimbulkan oleh kekerasan langsung. Para siswa diajak untuk memahami bahwa perilaku perundungan dapat meninggalkan luka mendalam yang terbawa hingga mereka dewasa.

Langkah preventif ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Kepala SDN 1 Kalianget, Priyanto, menyatakan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiatif Polres Situbondo. Menurutnya, kehadiran polisi di lingkungan sekolah memberikan dampak psikologis yang positif bagi siswa, di mana mereka merasa dibimbing secara langsung oleh aparat penegak hukum.

"Kami sangat berterima kasih kepada personel Satbinmas Polres Situbondo yang telah bersedia meluangkan waktu untuk membimbing anak-anak kami. Materi yang disampaikan sangat krusial untuk membentengi mental mereka. Kami ingin memastikan anak-anak di sekolah ini tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat agar tidak ada lagi aksi saling mengejek atau kekerasan di lingkungan sekolah," tutur Priyanto.

Melalui sinergi antara kepolisian dan lembaga pendidikan ini, diharapkan angka kasus perundungan di wilayah Situbondo dapat ditekan secara signifikan, sekaligus menciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi tumbuh kembang anak. Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan keamanan wilayah dapat dipantau melalui madurapost.co.id.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar