Madurapost.co.id – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan optimisme tinggi terhadap prospek ekonomi bangsa di masa mendatang. Pernyataan penuh keyakinan ini disampaikan langsung oleh Kepala Negara setelah ia meninjau perkembangan pesat sektor industri dan program hilirisasi di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.
Dalam kunjungannya yang berlangsung pada Kamis, Prabowo menepis berbagai narasi pesimistis yang selama ini beredar di masyarakat. Ia menyebut bahwa banyak pihak yang terus meramalkan kegagalan ekonomi Indonesia, bahkan sering kali memprediksi bahwa negara ini akan mengalami keruntuhan atau kolaps dalam waktu dekat. Namun, realita di lapangan menunjukkan hal yang sebaliknya.

"Mereka yang mengatakan bahwa Indonesia gelap, kolaps, atau akan runtuh, setiap bulan selalu memberikan ramalan buruk. Namun, hari ini saya datang ke sini dan melihat sendiri bahwa masa depan Indonesia sangat cerah," tegas Prabowo di hadapan para hadirin.

Related Post
Optimisme tersebut tidak muncul tanpa alasan. Melalui tayangan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, terlihat bagaimana Presiden terpukau oleh geliat aktivitas industri di kawasan tersebut. Tak hanya melihat mesin-mesin besar, Prabowo juga merasa terinspirasi oleh energi positif dari para pekerja yang menyambut kedatangannya dengan penuh semangat. Menurutnya, raut wajah para karyawan yang ceria menjadi cerminan optimisme bangsa.
Menariknya, kunjungan ke wilayah Indonesia Timur ini memberikan kesan emosional tersendiri bagi Presiden. Ia mengaku merasa lebih bersemangat setiap kali menginjakkan kaki di wilayah timur nusantara. Prabowo bahkan berseloroh bahwa hal itu mungkin disebabkan oleh faktor keturunan, di mana ia merasa memiliki darah Indonesia Timur yang mengalir dalam dirinya.
Selain memberikan semangat, Presiden juga memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran direksi IWIP dan perusahaan-perusahaan di kawasan tersebut. Ia memuji langkah mereka yang telah membuka lapangan kerja luas bagi masyarakat lokal, khususnya penduduk Indonesia Timur. Berdasarkan pengalamannya di dunia militer, Prabowo menilai masyarakat Indonesia Timur memiliki etos kerja yang luar biasa.
"Orang Indonesia Timur itu pekerja keras dan memiliki loyalitas yang tinggi. Jika mereka sudah memberikan hati dan kepercayaan, mereka akan setia sampai mati," ungkapnya.
Secara data, kawasan IWIP telah menjadi motor penggerak ekonomi yang signifikan. Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, melaporkan bahwa realisasi investasi di kawasan ini telah menyentuh angka 20 miliar dolar AS, dengan rencana tambahan investasi sebesar 7 miliar dolar AS. Kehadiran industri ini juga telah menyerap lebih dari 100 ribu tenaga kerja.
Sebagai langkah konkret, Presiden Prabowo meluncurkan program hilirisasi senilai 10,2 miliar dolar AS atau setara dengan Rp180 triliun. Program ini mencakup ekspor perdana baterai kendaraan listrik serta peluncuran 11 proyek hilirisasi baru, yang terdiri dari komersialisasi empat proyek industri dan pembangunan tujuh proyek industri baru di kawasan IWIP.
Menutup pernyataannya, Presiden menekankan bahwa pembangunan nasional adalah sebuah perjalanan panjang yang penuh tantangan. Ia juga memberikan penghormatan kepada para pemimpin terdahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan kuat, sehingga keberhasilan industri saat ini dapat terus berlanjut. Melansir informasi dari madurapost.co.id, langkah ini diharapkan menjadi batu loncatan menuju Indonesia Maju.










































Tinggalkan komentar