Membangun Masa Depan Lewat Budaya Literasi

Membangun Masa Depan Lewat Budaya Literasi

Madurapost.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berupaya memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui penguatan sektor pendidikan, khususnya dalam aspek literasi. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, memberikan pesan mendalam kepada para generasi muda agar tidak sekadar menjadikan membaca sebagai rutinitas, melainkan menjadikannya sebagai sebuah budaya hidup yang melekat dalam karakter mereka.

Pesan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri pembukaan acara Pekan Literasi 2026 yang diselenggarakan di SMA Negeri 1 Sumenep pada Selasa waktu setempat. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan bahwa literasi memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar kemampuan mengeja huruf atau merangkai kata.

Membangun Masa Depan Lewat Budaya Literasi
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Menurut Achmad Fauzi, esensi dari literasi yang sesungguhnya adalah kemampuan seseorang dalam memahami informasi secara mendalam, mengolah pengetahuan yang didapat, hingga mampu menyampaikan gagasan atau opini secara sistematis dan bertanggung jawab. Ia menilai, kemampuan ini merupakan fondasi utama dalam membangun kreativitas dan kecerdasan intelektual siswa.

COLLABMEDIANET

"Membudayakan literasi berarti kita sedang membangun kemampuan untuk memahami informasi dan mengolah pengetahuan. Hal ini sangat krusial agar generasi muda kita mampu menyampaikan gagasan dengan cara yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Bupati di hadapan para pelajar.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, literasi menjadi senjata utama bagi pelajar untuk berpikir kritis. Dengan budaya literasi yang kuat, siswa tidak akan mudah terombang-ambing oleh arus informasi yang tidak menentu. Sekolah, menurutnya, memegang peranan strategis sebagai laboratorium pertama untuk menanamkan kebiasaan membaca, menulis, dan berdiskusi sejak usia dini.

Tantangan terbesar di era modern ini adalah derasnya arus informasi digital. Bupati mengingatkan para siswa agar bijak dalam menggunakan teknologi. Ia menekankan pentingnya kemampuan memilah informasi (filterisasi) agar pelajar tidak terjebak dalam penyebaran berita bohong atau hoaks.

"Para pelajar harus mampu memanfaatkan kemajuan teknologi untuk hal-hal yang produktif. Gunakan media digital untuk belajar dan berkarya, bukan sekadar untuk konsumsi informasi yang belum tentu kebenarannya. Jadilah generasi yang cerdas dalam menerima informasi," tegasnya.

Melalui momentum Pekan Literasi di SMAN 1 Sumenep ini, Bupati berharap muncul semangat baru di kalangan siswa untuk terus menghasilkan karya nyata, baik dalam bentuk tulisan maupun pemikiran yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Ia meyakini bahwa masa depan Kabupaten Sumenep sangat bergantung pada kualitas intelektual generasi mudanya saat ini.

"Jika pelajar gemar membaca, berani menulis, kritis dalam berpikir, dan kreatif dalam berkarya, maka jalan menuju Sumenep yang lebih maju akan terbuka lebar," pungkasnya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar