<strong>Madurapost.co.id – Kabar kurang sedap menghantui persiapan Timnas Indonesia menjelang partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026. Penyerang andalan skuad Garuda, Ole Romeny, kini diragukan dapat memperkuat tim saat menghadapi Thailand di laga final yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin malam.
Ketidakpastian ini muncul setelah pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan sinyal bahwa kondisi fisik pemain Fortuna Sittard tersebut masih menjadi tanda tanya besar. Hal ini terungkap setelah Ole terlihat menjalani sesi latihan secara terpisah dari rekan-rekan setimnya saat tim menjalani persiapan terakhir di Stadion Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta, pada Minggu.

Dalam sesi konferensi pers yang digelar di SUGBK, Herdman menjelaskan bahwa tim medis tengah bekerja keras untuk memantau perkembangan kondisi sang penyerang. Ia menegaskan bahwa keputusan mengenai keterlibatan Ole akan diambil berdasarkan hasil evaluasi medis terakhir.

Related Post
"Ole saat ini sedang menjalani serangkaian pemeriksaan medis. Kami akan melakukan evaluasi kembali besok. Saya tidak bisa memberikan jaminan bahwa dia akan tersedia untuk bertanding di laga final nanti," ujar Herdman dengan nada waspada.
Herdman juga memberikan apresiasi tinggi kepada tim medis yang telah berupaya maksimal dalam menjaga kebugaran para pemain di tengah jadwal kompetisi yang padat. Menurutnya, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan para tenaga medis yang memahami kondisi fisik pemain secara mendalam. "Semuanya akan bergantung pada tim medis kami. Mereka telah melakukan pekerjaan yang luar biasa untuk memulihkan para pemain, jadi kita hanya bisa menunggu dan melihat hasilnya," tambahnya.
Menariknya, sebelum membahas serius mengenai cedera Ole, Herdman sempat melontarkan candaan mengenai alasan mengapa sang pemain berlatih secara mandiri. Ia menyebut bahwa performa luar biasa Ole pada laga sebelumnya layak mendapatkan "perlakuan khusus".
Pada pertandingan sebelumnya melawan Bangladesh, meski tidak mencatatkan nama di papan skor, Ole Romeny tampil sangat dominan dengan sumbangan empat assist dalam kemenangan telak Indonesia 9-2. Herdman berseloroh bahwa pencapaian tersebut adalah alasan unik mengapa Ole harus berlatih sendiri. "Ketika Anda berhasil mencatatkan empat assist dalam satu pertandingan, Anda berhak mendapatkan perlakuan khusus, yaitu berlatih sendiri. Menurut saya, itu adalah pencapaian yang sangat unik," selorohnya yang disambut tawa oleh awak media.
Kehadiran Ole Romeny di lini depan sangat krusial bagi Indonesia. Sejak debutnya pada Maret tahun lalu, pemain berusia 26 tahun ini telah mengoleksi 13 caps bersama Garuda. Statistiknya pun sangat mengesankan dengan torehan tujuh gol dan enam assist. Jika Ole benar-benar absen, Indonesia harus memutar otak untuk menemukan sosok yang mampu membongkar pertahanan kokoh Thailand di partai final nanti. Melansir laporan dari madurapost.co.id, seluruh mata pendukung sepak bola tanah air kini tertuju pada hasil evaluasi medis sang penyerang.










































Tinggalkan komentar