Madurapost.co.id – Kabar kurang sedap menghampiri skuad Garuda menjelang laga krusial di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Gelandang andalan Timnas Indonesia, Thom Haye, dipastikan bakal absen dalam pertandingan ketiga Grup A melawan Bangladesh. Keputusan ini menyusul hukuman kartu merah yang diterima pemain tersebut pada laga sebelumnya saat berhadapan dengan Malaysia.
Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pernyataan terbuka mengenai kondisi terkini sang pemain. Menurutnya, absennya Thom Haye bukan hanya menjadi kerugian taktis di lapangan, tetapi juga memberikan dampak psikologis bagi sang pemain itu sendiri.

"Kondisi mental Thom saat ini cukup sulit. Dia adalah sosok pribadi yang sangat bersemangat dan memiliki emosi yang tinggi dalam bermain," ungkap Herdman saat memimpin sesi latihan tim di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu.

Related Post
Herdman menjelaskan kronologi kejadian yang menyebabkan pemain berjuluk ‘The Professor’ tersebut harus keluar lapangan. Insiden itu terjadi akibat sebuah pelanggaran taktis yang dilakukan Thom saat mencoba menghentikan pergerakan pemain sayap Malaysia yang dikenal memiliki kecepatan tinggi.
Menurut Herdman, dalam situasi tekanan tinggi seperti itu, pemain seringkali harus mengambil keputusan cepat untuk melakukan pelanggaran demi mencegah ancaman yang lebih besar. Ia juga menyoroti bagaimana teknologi Video Assistant Referee (VAR) dapat mengubah persepsi sebuah kejadian.
"Posisi kakinya memang sedikit terlalu tinggi. Namun, ketika ditinjau kembali melalui tayangan ulang VAR yang diperlambat, insiden tersebut selalu terlihat jauh lebih buruk daripada kejadian aslinya di lapangan," tambah Herdman guna membela pemainnya.
Ia menegaskan bahwa tidak ada intensi sedikit pun dari Thom Haye untuk mencederai pemain lawan. Kejadian tersebut murni merupakan bagian dari strategi bertahan yang salah perhitungan dalam situasi mendesak.
Sebelumnya, kartu merah yang diterima Thom pada menit ke-37 dalam laga melawan Malaysia memaksa Indonesia bermain dengan sepuluh orang. Meski kekurangan satu pemain, pertahanan Indonesia yang digalang Maarten Paes tampil sangat heroik dengan menjaga gawang tetap perawan hingga laga berakhir imbang tanpa gol.
Hasil imbang tersebut menempatkan Indonesia di posisi kedua klasemen sementara Grup A dengan raihan empat poin. Posisi ini membuat Indonesia tertahan di bawah Malaysia yang memimpin klasemen berkat keunggulan selisih gol.
Kini, Justin Hubner dan rekan-rekannya harus berjuang ekstra keras menghadapi Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Kamis malam. Laga ini menjadi penentu nasib Indonesia untuk merebut posisi puncak klasemen dan memastikan tiket menuju babak final.










































Tinggalkan komentar