Pasar Baru Blitar Ramah Disabilitas

Pasar Baru Blitar Ramah Disabilitas

Madurapost.co.id – Pemerintah Kabupaten Blitar, Jawa Timur, tengah melakukan terobosan besar dalam pembangunan infrastruktur publik dengan mengedepankan prinsip inklusivitas. Dalam proyek revitalisasi pasar tradisional yang sedang berjalan, pemerintah berkomitmen untuk memastikan bahwa fasilitas yang dibangun nantinya benar-benar ramah bagi kelompok lanjut usia (lansia) serta penyandang disabilitas. Langkah ini diambil guna menjamin kenyamanan dan keamanan seluruh lapisan masyarakat saat melakukan aktivitas ekonomi.

Bupati Blitar, Rijanto, menegaskan bahwa pembangunan pasar tidak boleh hanya sekadar mengejar penyelesaian fisik bangunan semata. Menurutnya, aspek aksesibilitas harus menjadi prioritas utama sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Hal ini bertujuan agar pasar tradisional dapat dinikmati oleh semua orang tanpa terkecuali, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik.

Pasar Baru Blitar Ramah Disabilitas
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

"Proses pembangunan ini harus memperhatikan agar nantinya ramah lansia dan ramah disabilitas. Sarana dan prasarana yang dibangun harus memberikan kemudahan dan keamanan bagi masyarakat," ujar Rijanto saat melakukan peninjauan langsung di lokasi proyek, Kamis.

COLLABMEDIANET

Salah satu fokus utama dalam pembangunan ini adalah penyediaan fasilitas pendukung yang memadai. Bupati memberikan instruksi khusus agar setiap tangga yang dibangun di area pasar dilengkapi dengan pegangan tangan (handrail) yang kokoh. Fasilitas ini sangat krusial untuk membantu mobilitas lansia dan penyandang disabilitas agar dapat berbelanja dengan lebih aman dan mandiri.

Saat ini, proyek pembangunan Pasar Kesamben di Kabupaten Blitar telah menunjukkan kemajuan yang signifikan. Berdasarkan laporan terbaru, progres pengerjaan telah mencapai angka 65 persen. Proyek besar ini ditargetkan rampung sesuai dengan kontrak kerja yang telah ditetapkan, yakni pada 23 Desember 2026 mendatang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar, Darmadi, menjelaskan bahwa setelah seluruh proses konstruksi selesai pada akhir tahun 2026, masyarakat diharapkan sudah bisa mulai memanfaatkan pasar baru ini pada awal tahun 2027. "Sesuai dengan rencana, kontraknya harus sudah selesai pada 23 Desember. Insya Allah, di awal tahun depan sudah bisa digunakan," ungkap Darmadi.

Proyek revitalisasi Pasar Kesamben ini merupakan proyek strategis yang didanai oleh pemerintah pusat dengan nilai investasi mencapai Rp63 miliar. Anggaran yang sangat besar ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi warga setempat, sekaligus menjadi solusi pemulihan ekonomi pasca-peristiwa kebakaran hebat yang melanda pasar tersebut pada tahun 2022 silam.

Selain mengedepankan aspek aksesibilitas, pasar ini juga dirancang dengan sistem zonasi yang modern. Pasar Kesamben diproyeksikan mampu menampung sekitar 755 pedagang dengan penataan yang lebih rapi dan teratur. Dengan manajemen zonasi yang baik, diharapkan alur pengunjung menjadi lebih lancar, sehingga menciptakan suasana belanja yang nyaman bagi pembeli dan tertib bagi para pedagang. Pemerintah berharap proyek ini selesai tepat waktu demi mewujudkan fasilitas perdagangan yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh masyarakat.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar