Madurapost.co.id – Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan akan menggelar pertemuan penting dengan Presiden Mesir, Abdel Fattah al-Sisi, di Istana Merdeka pada hari Minggu. Kunjungan kenegaraan al-Sisi ke Jakarta ini menjadi momentum krusial dalam mempererat hubungan diplomatik antara kedua negara yang memiliki sejarah panjang di kancah internasional.
Menteri Luar Negeri, Arrmanatha Christiawan Nasir, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo akan menyambut al-Sisi secara resmi pada pukul 10.30 WIB. Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan seremonial biasa, melainkan sebuah langkah strategis untuk memperkuat kemitraan bilateral di berbagai sektor vital.

Menurut Nasir, rangkaian agenda pertemuan tersebut akan dimulai dengan sesi pertemuan privat antara kedua pemimpin negara. Setelah itu, mereka akan melanjutkan dengan pembicaraan bilateral yang melibatkan delegasi dari kedua belah pihak. Fokus utama dari diskusi ini adalah untuk memperdalam kerja sama strategis yang telah terjalin selama ini.

Related Post
Salah satu poin menarik dari kunjungan ini adalah rencana penandatanganan sejumlah Nota Kesepahaman (MoU). Kesepakatan yang tengah disiapkan mencakup berbagai bidang, mulai dari pengaturan kemudahan visa, kerja sama di bidang statistik, hingga kolaborasi di sektor perikanan. Selain itu, kedua negara juga akan merumuskan rencana aksi nyata guna memperkokoh kemitraan strategis di masa depan.
Kehadiran al-Sisi di Indonesia merupakan kunjungan perdana beliau sejak tahun 2015. Kunjungan ini juga menjadi bentuk timbal balik atas rangkaian perjalanan diplomatik Presiden Prabowo ke Mesir pada tahun 2024 dan 2025. Perlu dicatat bahwa Indonesia menjadi destinasi terakhir dalam rangkaian tur Asia Presiden Mesir, setelah sebelumnya mengunjungi Korea Selatan dan Malaysia.
Proses penyambutan al-Sisi telah dilakukan dengan sangat megah sejak kedatangan pesawat kepresidenan di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma pada Sabtu sore. Sebagai bentuk penghormatan tertinggi, pesawat al-Sisi dikawal ketat oleh jet tempur TNI Angkatan Udara, termasuk Sukhoi Su-30, Su-27, dan F-16 saat memasuki wilayah udara Indonesia.
Setibanya di pangkalan udara, Presiden al-Sisi disambut langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Dudung Abdurachman, serta Menteri Luar Negeri Nasir. Suasana penyambutan terasa hangat dengan kehadiran pasukan kehormatan serta anak-anak sekolah yang mengibarkan bendera Indonesia dan Mesir secara berdampingan.
Persiapan di Istana Merdeka pun telah dilakukan secara intensif sejak Sabtu. Komandan Pasukan Pengamanan Presiden, Mayjen Edwin Adrian Sumantha, telah memastikan kesiapan pasukan kehormatan dan unit berkuda dari batalyon kavaleri. Rombongan kepresidenan nantinya dijadwalkan akan melintasi kawasan Monas dengan pengawalan khusus dari pasukan berkuda tersebut.
Setelah seluruh rangkaian agenda resmi di Jakarta selesai, Presiden al-Sisi direncanakan akan bertolak kembali ke Mesir pada Minggu sore. Melalui pertemuan ini, diharapkan hubungan Indonesia dan Mesir tidak hanya kuat secara politik, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat kedua negara.








































Tinggalkan komentar