Strategi Baru Menperin Dorong Ekonomi Nasional

Strategi Baru Menperin Dorong Ekonomi Nasional

Madurapost.co.id – Menteri Perindustrian yang baru saja dilantik, Muhammad Sarmuji, menegaskan komitmennya untuk menjadikan sektor industri sebagai mesin utama penggerak roda ekonomi nasional. Dalam langkah awal kepemimpinannya, Sarmuji menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral guna memastikan industri tidak hanya tumbuh secara angka, tetapi juga mampu menyerap tenaga kerja dalam skala besar.

Sarmuji menyadari bahwa tanggung jawab yang diemban bukanlah perkara mudah. Menjadikan sektor manufaktur sebagai faktor pengungkit (leverage) pertumbuhan ekonomi memerlukan strategi yang matang dan eksekusi yang presisi. Menurutnya, tantangan global dan domestik saat ini menuntut kementerian untuk tidak bekerja dalam sekat-sekat birokrasi yang kaku.

Strategi Baru Menperin Dorong Ekonomi Nasional
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

"Ini adalah tugas yang sangat berat. Menjadikan industri sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus penyedia lapangan kerja bukanlah pekerjaan yang instan. Namun, inilah tantangan nyata yang harus kita hadapi dan selesaikan bersama," ujar Sarmuji saat memberikan keterangan pers usai prosesi serah terima jabatan di Jakarta, Jumat.

COLLABMEDIANET

Ia menjelaskan bahwa Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah menyusun visi besar untuk memperkokoh fondasi industri nasional di masa depan. Visi ini tidak akan bisa terwujud tanpa adanya kolaborasi erat dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait, mengingat ekosistem industri sangat kompleks dan saling terkait.

Sarmuji merinci beberapa mitra strategis yang menjadi kunci keberhasilan programnya. Dari sisi pendanaan dan masuknya modal, ia akan memperkuat koordinasi dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM. Sementara itu, untuk urusan stimulus fiskal, Kemenperin akan menggandeng Kementerian Keuangan guna mengupayakan berbagai relaksasi serta insentif yang dapat meringankan beban dunia usaha.

Tak hanya itu, aspek energi juga menjadi perhatian serius. Sarmuji menyebut koordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sangat krusial, terutama terkait kepastian pasokan gas yang menjadi bahan baku vital bagi banyak industri. Di sisi lain, ia juga menyoroti pentingnya keterkaitan dengan sektor hulu melalui koordinasi dengan Kementerian Pertanian. Tujuannya adalah mendorong hilirisasi produk pertanian agar memiliki nilai tambah yang tinggi melalui proses industrialisasi.

"Kita tidak bisa berjalan sendirian. Kolaborasi adalah kunci utama agar sektor industri benar-benar bisa menjadi motor penggerak ekonomi dan solusi bagi penyerapan tenaga kerja di Indonesia," tambahnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah resmi melantik Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita dalam sebuah upacara pelantikan di Istana Negara. Pelantikan ini merupakan bagian dari perombakan kabinet besar-besaran yang juga melibatkan sejumlah pejabat tinggi negara lainnya guna memperkuat struktur pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar