Terungkap Prabowo Perintahkan Pangkas Ratusan Anak Cucu BUMN

Terungkap Prabowo Perintahkan Pangkas Ratusan Anak Cucu BUMN

madurapost.co.id – Sebuah gebrakan signifikan datang dari pucuk pimpinan negara. Presiden Prabowo Subianto secara tegas menginstruksikan jajaran menteri dan petinggi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk segera melakukan perampingan besar-besaran. Fokus utama perintah ini adalah memangkas struktur anak cucu perusahaan serta unit-unit usaha di bawahnya, khususnya pada raksasa energi Pertamina dan kelistrikan PLN. Langkah strategis ini diharapkan mampu mendongkrak efisiensi operasional dan meningkatkan produktivitas secara menyeluruh.

Instruksi vital tersebut disampaikan langsung oleh Presiden dalam sebuah rapat terbatas yang digelar di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu malam. Hadir dalam pertemuan krusial itu beberapa menteri kabinet dan Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yang turut mengikuti jalannya rapat, menjelaskan bahwa pemangkasan "layer-layer" atau lapisan anak dan cucu perusahaan ini bertujuan untuk mempercepat proses pengambilan keputusan. Hal ini menjadi sangat krusial, terutama saat menghadapi persoalan-persoalan mendesak yang membutuhkan respons cepat dan tepat.

Terungkap Prabowo Perintahkan Pangkas Ratusan Anak Cucu BUMN
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Menurut Seskab Teddy, arahan Presiden Prabowo tidak hanya menyasar Pertamina dan PLN, tetapi juga BUMN lainnya. "Pemangkasan ditujukan agar pengambilan keputusan menjadi lebih cepat, produktivitas lebih meningkat, dan efisiensi seluruh BUMN lebih terjaga," tegas Teddy, mengutip pernyataan resmi Sekretariat Kabinet. Perintah ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah untuk menciptakan birokrasi yang lebih ramping dan gesit di tubuh perusahaan pelat merah.

COLLABMEDIANET

Dalam kesempatan yang sama, Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri melaporkan perkembangan terbaru program Biodiesel 50 persen (B50) yang telah diluncurkan sejak Juli 2026. Simon juga menyampaikan kesiapan infrastruktur Pertamina dalam mendukung implementasi program bio-etanol pemerintah. Kehadiran para petinggi negara seperti Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala Badan Intelijen Negara M. Herindra, dan Kepala Sekretaris Pribadi Presiden Rizky Irmansyah, menunjukkan keseriusan dan urgensi dari pembahasan ini.

Sebelumnya, CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, juga telah melaporkan tindak lanjut dari instruksi Presiden terkait perampingan lapisan-lapisan di BUMN. Rosan menjelaskan bahwa arahan Presiden untuk mengurangi "layer-layer" di perusahaan-perusahaan besar seperti Pertamina dan PLN bertujuan agar proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat, produktivitas meningkat, dan efisiensi terjaga. Upaya perampingan ini telah menunjukkan hasil nyata. Hingga akhir Juli 2026, sebanyak 274 perusahaan telah berhasil dirampingkan. Angka ini menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam menata ulang struktur BUMN demi mencapai kinerja yang optimal dan memberikan kontribusi maksimal bagi perekonomian nasional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar