Kimi Antonelli Juara Dunia F1

Madurapost.co.id – Dunia balap mobil paling bergengsi, Formula 1, baru saja mencatat sejarah baru yang sangat fenomenal. Pembalap muda berbakat asal Mercedes, Andrea Kimi Antonelli, secara resmi mengunci gelar juara dunia Formula 1 musim 2026. Kepastian ini didapat setelah ia berhasil finis di posisi ketiga dalam gelaran GP Meksiko yang berlangsung di Sirkuit Autodromo Hermanos Rodriguez, Senin dini hari WIB.

Keberhasilan Antonelli ini bukan sekadar kemenangan biasa. Pembalap berusia 20 tahun 68 hari ini resmi menjadi juara dunia F1 termuda sepanjang sejarah. Ia berhasil memecahkan rekor legendaris yang sebelumnya dipegang oleh Sebastian Vettel, yang saat itu menjadi kampiun pada usia 23 tahun 133 hari. Dengan pencapaian ini, Antonelli juga menyusul jejak para legenda Italia lainnya, seperti Giuseppe Farina dan Alberto Ascari, yang pernah mendominasi kancah F1.

Kimi Antonelli Juara Dunia F1
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Dominasi Antonelli sepanjang musim 2026 memang sulit terbendung. Ia mengumpulkan total 380 poin di klasemen pembalap, sebuah angka yang mustahil dikejar oleh pesaingnya meski musim ini masih menyisakan empat seri terakhir, yakni di Sao Paulo, Las Vegas, Qatar, dan Abu Dhabi. Saat ini, Max Verstappen menempati posisi kedua dengan 261 poin, disusul Lewis Hamilton dari tim Ferrari dengan 251 poin.

COLLABMEDIANET

Drama terjadi sepanjang jalannya GP Meksiko. Meskipun tidak memenangkan balapan, posisi ketiga yang diraih Antonelli sudah cukup untuk memastikan gelar juara dunianya. Balapan sendiri dimenangkan oleh Max Verstappen dari tim Red Bull Racing. Verstappen tampil dominan sejak awal hingga garis finis, mengungguli Lewis Hamilton yang harus puas finis di posisi kedua.

Persaingan di lintasan Meksiko berlangsung sangat sengit dan penuh ketegangan. Lewis Hamilton yang memulai balapan dari posisi terdepan (pole position) sempat kehilangan kendali setelah disalip oleh rekan setimnya di Ferrari, Charles Leclerc. Situasi semakin rumit ketika Leclerc terkena penalti lima detik akibat manuver yang melanggar aturan, yang memaksa pembalap Prancis tersebut harus menjalani hukuman saat melakukan pit stop.

Antonelli sendiri sempat mengalami dinamika posisi selama balapan. Ia sempat turun ke posisi keempat setelah melakukan pit stop pada lap ke-44, namun kemudian berhasil melakukan aksi salip yang krusial terhadap Charles Leclerc pada lap ke-48. Kenaikan posisi ini menjadi kunci kemenangan mentalnya dalam mengunci gelar juara dunia.

Balapan sempat terhenti sejenak akibat kecelakaan yang dialami Valtteri Bottas, yang memaksa bendera merah dikibarkan untuk perbaikan pembatas lintasan. Selain itu, insiden menabrak pembatas oleh Arvid Lindblad juga sempat memicu keluarnya safety car. Namun, semua drama tersebut tidak menyurutkan semangat para pembalap untuk menuntaskan balapan hingga akhir.

Dengan kemenangan ini, Kimi Antonelli tidak hanya mengukuhkan posisinya sebagai bintang baru Mercedes, tetapi juga menandai era baru dalam sejarah Formula 1 dengan kehadiran juara dunia termuda yang membawa angin segar bagi dunia otomotif global.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar