DPR Ungkap Kunci Ekonomi Kreatif Jatim Melejit

DPR Ungkap Kunci Ekonomi Kreatif Jatim Melejit

madurapost.co.id – Potensi besar ekonomi kreatif di Jawa Timur kini menjadi sorotan utama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Untuk mendorong sektor ini agar benar-benar menjadi lokomotif pertumbuhan daerah diperlukan fondasi yang kokoh. Penguatan infrastruktur penunjang fasilitas serta kemudahan akses pembiayaan menjadi tiga pilar krusial yang harus segera diwujudkan. Tanpa dukungan fundamental ini mustahil bagi pelaku ekonomi kreatif untuk berkembang maksimal.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim dalam kunjungan resesnya di Surabaya Jumat lalu menegaskan pentingnya peran infrastruktur. Menurutnya jika para kreator tidak didukung sarana dan prasarana yang memadai akan sangat sulit membicarakan kemajuan sektor ini. Pemerintah daerah bersama kementerian terkait harus memastikan ketersediaan fasilitas yang representatif agar para pelaku ekonomi kreatif leluasa berkarya dan mengembangkan usahanya. Ini bukan sekadar fasilitas biasa namun sebuah investasi masa depan mengingat ekonomi kreatif diprediksi menjadi tulang punggung perekonomian.

DPR Ungkap Kunci Ekonomi Kreatif Jatim Melejit
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Chusnunia menyoroti masih banyaknya pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang kuat. Tantangan meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia penyediaan infrastruktur yang relevan hingga perluasan akses pembiayaan yang selama ini menjadi kendala klasik. Karakteristik unik ekonomi kreatif yang bertumpu pada ide inovasi dan karya tak berwujud membedakannya dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM konvensional.

COLLABMEDIANET

Berbeda dengan UMKM yang seringkali memiliki produk fisik atau aset nyata sebagai jaminan ekonomi kreatif mengandalkan aset tak berwujud seperti hak cipta atau konsep. Ini menjadi dilema besar ketika skema pembiayaan perbankan masih berorientasi pada jaminan fisik. Akibatnya para kreator kesulitan mendapatkan modal yang dibutuhkan untuk mengembangkan ide-ide brilian mereka. Kemudahan akses pembiayaan adalah kunci agar mereka mampu menghasilkan karya yang lebih inovatif berdaya saing tinggi dan pada akhirnya naik kelas.

Melihat urgensi ini Komisi VII DPR RI mendesak Kementerian Koperasi dan UKM serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk merancang skema pembiayaan yang lebih adaptif dan sesuai dengan karakteristik sektor kreatif. Sebagai langkah awal pemerintah telah meluncurkan Kredit Usaha Rakyat KUR khusus ekonomi kreatif tahun ini sebuah angin segar bagi para pelaku usaha. Namun Chusnunia berharap plafon KUR dapat ditingkatkan di masa mendatang dan mekanisme pengajuannya dipermudah terutama bagi mereka yang bergerak di bidang ekonomi kreatif. Ini adalah langkah vital untuk memastikan potensi kreatif Jawa Timur tidak terganjal masalah permodalan dan dapat bersinar di kancah nasional bahkan internasional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar