Helikopter Pemadam Jatuh di Sungai Barito

Madurapost.co.id – Insiden menegangkan kembali terjadi di langit Kalimantan Selatan. Sebuah helikopter yang disewa untuk membantu upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan jatuh ke aliran Sungai Barito, tepatnya di wilayah Kabupaten Barito Kuala, pada Minggu kemarin. Meski kecelakaan ini sempat memicu kekhawatiran besar, kabar baik datang dari lokasi kejadian.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi bahwa seluruh kru yang berada di dalam helikopter tersebut berhasil selamat. Ketiga awak pesawat dilaporkan dalam kondisi selamat setelah helikopter jenis Eurocopter EC225LP Super Puma dengan nomor registrasi VH-HGM tersebut terjun ke sungai.

Helikopter Pemadam Jatuh di Sungai Barito
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Peristiwa nahas ini terjadi saat helikopter sedang menjalankan misi krusial, yakni operasi water-bombing atau pengeboman air. Helikopter tersebut tengah berupaya memadamkan titik api yang muncul di kawasan Desa Tabatan, Kecamatan Kuripan. Berdasarkan rekaman video yang beredar luas di media sosial, helikopter tampak kehilangan kendali saat sedang melakukan manuver setelah mengambil air dari sungai menggunakan Bambi Bucket.

COLLABMEDIANET

Kepala BNPB, Letnan Jenderal Kristomei Sianturi, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan awal mengenai insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa tim tanggap darurat telah segera dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan area serta menyusun laporan kronologi kejadian secara menyeluruh.

Senada dengan hal tersebut, Pelaksana Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB, Berton SP Panjaitan, menjelaskan bahwa saat ini petugas masih terus mengumpulkan informasi detail dari lapangan. "Kami sedang menghimpun data valid sebelum mengeluarkan laporan resmi kepada publik dan otoritas terkait," ujarnya.

Hingga saat ini, penyebab pasti jatuhnya helikopter milik perusahaan swasta yang dikontrak BNPB tersebut masih menjadi misteri. Pihak berwenang tengah melakukan investigasi mendalam untuk mencari tahu apakah ada kegagalan teknis atau faktor cuaca yang menjadi pemicu utama kecelakaan ini.

Tragedi ini menambah daftar panjang kecelakaan helikopter pemadam di wilayah Kalimantan dalam waktu yang berdekatan. Hanya berselang beberapa hari sebelumnya, sebuah helikopter milik TNI Angkatan Darat jenis Mi-17V5 juga mengalami kecelakaan di perairan Kuala Pembuang, Kalimantan Tengah. Berbeda dengan insiden di Barito, kecelakaan helikopter TNI tersebut memakan korban jiwa, yakni tiga personel militer yang gugur saat menjalankan tugas di Taman Nasional Tanjung Puting.

Kejadian di Barito Kuala ini menjadi pengingat akan tingginya risiko yang dihadapi oleh para kru udara dalam upaya memadamkan kebakaran hutan yang kian masif. Saat ini, tim evakuasi masih bersiaga di lokasi untuk memantau proses pemulihan pasca-kecelakaan dan memastikan situasi di sekitar sungai tetap kondusif.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar