Kawah Ijen Terkunci Bahaya Baru Mengancam

Kawah Ijen Terkunci Bahaya Baru Mengancam

madurapost.co.id – Keindahan Kawah Ijen yang memukau dengan fenomena api birunya masih belum bisa dinikmati publik. Destinasi wisata alam ikonik ini tetap terkunci rapat bagi pengunjung, meskipun kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sempat melanda area utamanya diklaim telah berhasil dipadamkan. Namun, sebuah ancaman baru kini membayangi, sebuah kebakaran lain yang sulit dikendalikan dan berpotensi merembet ke kawasan konservasi vital.

Penutupan akses menuju Taman Wisata Alam TWA Kawah Ijen telah berlangsung sejak awal September lalu. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam BBKSDA Jawa Timur mengambil langkah tegas ini guna meminimalisir risiko keselamatan para wisatawan. Kawasan yang membentang di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso tersebut, sejak saat itu, tidak dapat diakses oleh siapa pun yang ingin menyaksikan pesona alamnya.

Kawah Ijen Terkunci Bahaya Baru Mengancam
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Kepala TWA Kawah Ijen Rusdi Santoso menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada tanda-tanda pembukaan kembali. "Kunjungan wisata masih ditutup dan sampai dengan hari ini belum ada surat edaran dari BBKSDA Jawa Timur," ungkap Rusdi saat dihubungi dari Banyuwangi. Pernyataan ini sekaligus mengonfirmasi bahwa penutupan akan terus berlanjut hingga ada pemberitahuan resmi lebih lanjut dari pihak berwenang.

COLLABMEDIANET

Meskipun demikian Rusdi memastikan bahwa amukan si jago merah di area utama TWA Kawah Ijen yang terkenal dengan danau kawah dan api birunya, telah berhasil dijinakkan. Petugas di lapangan telah melakukan upaya mopping up atau penyisiran bara api serta pembasahan intensif di areal yang rawan terbakar untuk memastikan api tidak kembali menyala. Ini menjadi kabar baik bagi kelestarian ekosistem di jantung Kawah Ijen.

Namun ketenangan itu terusik oleh kabar buruk yang datang dari lokasi berbeda. Sejak tiga hari terakhir kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi. Kali ini titik api muncul di lereng sisi utara Gunung Merapi Ungup-Ungup tepatnya di Blok Pasewaran. Lokasi ini sangat krusial karena berbatasan langsung dengan kawasan cagar alam yang memiliki keanekaragaman hayati tinggi.

Kebakaran yang berlangsung di kawasan Perhutani Banyuwangi Utara ini menghadapi tantangan besar. Medan yang sulit dijangkau membuat upaya pemadaman menjadi sangat rumit dan memakan waktu. Rusdi Santoso khawatir api tersebut belum sepenuhnya padam dan berpotensi mel

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar