Madurapost.co.id – Langkah besar mulai diambil oleh Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah dalam mempersiapkan agenda besar organisasi. Bertempat di Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Surabaya, organisasi kepemudaan ini secara resmi meluncurkan logo Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah. Peluncuran ini menjadi sinyal dimulainya rangkaian panjang persiapan menuju perhelatan akbar tersebut.
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar A. Tawalla, menegaskan bahwa logo yang diperkenalkan bukan sekadar elemen visual atau gambar semata. Menurutnya, logo tersebut merupakan representasi mendalam dari gagasan, arah pergerakan, serta komitmen kuat organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan zaman yang semakin kompleks.

"Logo Muktamar XIX ini adalah simbol visi kami. Ia mencerminkan bagaimana Pemuda Muhammadiyah akan bergerak dan menjawab tantangan zaman ke depan," ujar Dzulfikar dalam keterangannya di Surabaya, Jumat.

Related Post
Menariknya, momen peluncuran logo ini dirangkaikan dengan perayaan Milad ke-61 Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM). Dzulfikar, yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, menyebutkan bahwa penggabungan dua agenda ini bertujuan untuk memperkuat posisi KOKAM. Ia ingin menegaskan kembali peran KOKAM sebagai pilar ketahanan, pengabdian, serta kesiapsiagaan kader di tengah masyarakat.
Secara filosofis, logo Muktamar XIX menyimpan makna yang sangat kuat. Terdapat simbol tugu yang melambangkan sosok negarawan muda yang memiliki keteguhan, keberanian, serta cita-cita tinggi. Selain itu, terdapat simbol dua tangan yang bermakna sebagai upaya merawat persatuan melalui keterbukaan, perlindungan, kolaborasi, dan semangat ukhuwah.
Tak hanya itu, terdapat elemen sinar yang mengelilingi tugu tersebut. Sinar ini menggambarkan sembilan kobaran api yang melambangkan delapan penjuru Nusantara yang berhimpun pada satu titik pusat persatuan di Surabaya. Nyala api tersebut juga menjadi simbol semangat tajdid atau pembaruan, serta keberanian untuk mengambil peran dalam membawa perubahan positif.
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah sendiri dijadwalkan akan berlangsung pada 25-29 Sya’ban 1448 Hijriah atau bertepatan dengan 2-6 Februari 2027 di Surabaya, Jawa Timur.
Menanggapi amanah sebagai tuan rumah, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur, Anang Nafi’uzzaki, menyatakan rasa syukurnya. Ia bersama seluruh kader di 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur menyatakan kesiapan penuh untuk menyambut para utusan dan kader dari seluruh penjuru tanah air.
"Kami berkomitmen untuk menjadi tuan rumah yang baik, memuliakan tamu, serta menciptakan suasana permusyawaratan yang nyaman, kondusif, dan menggembirakan bagi seluruh peserta," pungkas Anang.








































Tinggalkan komentar