Madurapost.co.id – Stadion San Siro menjadi saksi bisu dominasi merah-hitam dalam laga bertajuk Derby della Madonnina musim 2026/27. AC Milan sukses menunjukkan taringnya dengan melumat rival sekota, Inter Milan, lewat skor meyakinkan 3-1 pada pertandingan yang berlangsung pada Minggu malam.
Kemenangan ini menjadi suntikan moral yang luar biasa bagi skuad Rossoneri. Melalui performa yang sangat klinis, Christian Pulisic, Adrien Rabiot, dan bintang muda Diego Moreira menjadi aktor utama di balik pesta gol Milan. Sementara itu, Inter Milan hanya mampu membalas satu gol melalui aksi Alessandro Bastoni.

Hasil ini memberikan dampak signifikan pada peta klasemen sementara Serie A. Kekalahan tersebut memaksa Inter Milan terlempar ke posisi kedua dengan raihan 25 poin dari 10 laga. Meski memiliki poin yang sama dengan Lazio, Inter harus rela berada di bawah karena kalah dalam selisih gol. Di sisi lain, AC Milan meroket ke peringkat keempat dengan mengantongi 21 poin, sebagaimana dilaporkan oleh laman resmi Lega Serie A.

Related Post
Sebelum kick-off dimulai, suasana stadion sempat diselimuti rasa haru. Legenda besar AC Milan, Ricardo Kaka, menerima penghormatan istimewa di tengah lapangan setelah namanya resmi masuk dalam jajaran Hall of Fame klub. Momen ini menjadi pembuka yang emosional sebelum tensi tinggi pertandingan dimulai.
Milan langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Baru empat menit laga berjalan, Christian Pulisic sudah membawa Rossoneri unggul 1-0. Gol tersebut bermula dari penetrasi tajam Diego Moreira di sisi kanan yang berhasil melewati Carlos Augusto. Umpan silang Moreira yang meluncur ke tiang jauh gagal diantisipasi dengan sempurna oleh Yann Bisseck, sehingga Pulisic dengan sigap menyambar bola melalui sundulan maut ke gawang Josep Martinez.
Keunggulan Milan bertambah hanya berselang enam menit. Pada menit ke-10, Moreira kembali menjadi motor serangan. Umpan tarik akuratnya berhasil diselesaikan dengan teknik tinggi oleh Adrien Rabiot melalui tembakan cungkil kaki kiri yang membuat Martinez tak berkutik. Skor 2-0 untuk Milan.
Inter Milan sempat mencoba memberikan perlawanan. Pada menit ke-22, melalui skema sepak pojok Hakan Calhanoglu, Manuel Akanji berhasil mengarahkan bola kepada Alessandro Bastoni yang kemudian menyontek bola ke sudut gawang. Skor berubah menjadi 2-1, memberikan harapan bagi Nerazzurri.
Namun, harapan itu pupus menjelang jeda babak pertama. Pada menit ke-43, Diego Moreira mencetak gol yang sangat spektakuler. Melalui tendangan bebas dari jarak sekitar 30 meter, bola meluncur deras melewati kepala Bisseck dan bersarang di sisi kiri gawang tanpa mampu dijangkau Martinez. Milan menutup babak pertama dengan keunggulan telak 3-1.
Memasuki babak kedua, Inter mencoba menekan habis-habisan. Carlos Augusto hampir saja menyamakan kedudukan pada menit ke-54, namun sundulannya masih meleset dari sasaran. Drama sempat terjadi pada menit ke-75 saat Inter merasa berhak mendapatkan penalti setelah Mario Gila dianggap melakukan handball. Namun, setelah melalui peninjauan VAR yang cukup lama, wasit memutuskan untuk membatalkan penalti tersebut.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah. AC Milan sukses mengamankan poin penuh dan menegaskan dominasi mereka dalam derby pertama musim ini.
Susunan Pemain:
AC Milan (3-4-2-1): Mike Maignan; Sankhoun Diawara (Davide Bartesaghi 83′), Strahinja Pavlovic, Koni De Winter, Mario Gila; Christian Pulisic (Alphadjo Cisse 82′), Luka Modric, Yunus Musah (Ardon Jashari 82′), Diego Moreira (Omari Hutchinson 89′); Adrien Rabiot; Goncalo Ramos (Filippo Terracciano 89′).
Inter Milan (3-4-2-1): Josep Martinez; Alessandro Bastoni (Federico Dimarco 81′), Manuel Akanji, Yann Bisseck (Ange-Yoan Bonny 82′); Carlos Augusto, Petar Sucic, Hakan Calhanoglu (Piotr Zielinski 72′), Nicolo Barella (Pio Esposito 82′), Djed Spence; Andy Diouf (Henrikh Mkhitaryan 72′); Marcus Thuram.



































Tinggalkan komentar