Madurapost.co.id – Persela Lamongan kini tengah berada di persimpangan jalan untuk mengembalikan kepercayaan diri mereka di ajang Pegadaian Championship 2026/2027. Menjelang laga krusial melawan Persipura Jayapura di Stadion Surajaya, Sabtu (31/10) malam, pelatih Bima Sakti memberikan instruksi tegas kepada seluruh anak asuhnya. Ia menekankan bahwa konsentrasi penuh adalah harga mati yang tidak boleh ditawar, bahkan hingga detik terakhir pertandingan.
Instruksi ini bukan tanpa alasan. Persela sedang mengalami tren yang kurang memuaskan dalam tiga laga terakhir. Dari sembilan poin maksimal yang tersedia, mereka hanya mampu mengoleksi dua poin setelah meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan. Masalah utama yang disoroti oleh Bima Sakti adalah hilangnya fokus di menit-menit krusial, yang sering kali membuat tim kehilangan keunggulan di penghujung laga.

Dalam sesi konferensi pers yang digelar di Lamongan, Bima Sakti mengungkapkan bahwa timnya telah melakukan evaluasi mendalam, baik dalam sesi latihan maupun melalui analisis pertandingan sebelumnya. "Kami sudah mengevaluasi bersama, terutama soal menjaga fokus selama 90 menit plus injury time. Selain itu, kami juga akan lebih detail dalam memperhatikan pergantian pemain agar sesuai dengan kebutuhan taktik di lapangan," tegasnya.

Related Post
Catatan buruk Persela terlihat jelas pada beberapa laga sebelumnya. Saat melawan Deltras FC, mereka harus puas dengan hasil imbang 1-1 setelah kebobolan di menit ke-88. Hal serupa terjadi saat menjamu De Red FC, di mana skor berakhir 2-2 setelah lawan mencetak gol di masa tambahan waktu. Bima juga mengakui adanya kesalahan strategi dalam pergantian pemain pada laga sebelumnya, yang menurutnya bisa dilakukan lebih tepat.
Untuk menghadapi Persipura Jayapura, Bima telah menyiapkan skema rotasi pemain guna memenuhi regulasi kompetisi sekaligus menjaga kebugaran tim. Nama-nama seperti Zidan, Showwam Ilham, Affani, hingga Akbar diprediksi akan mendapatkan kesempatan untuk unjuk gigi. Bima optimistis, seluruh pemain sudah sepakat untuk menatap ke depan dan menjadikan kegagalan sebelumnya sebagai bahan bakar untuk meraih tiga poin di kandang sendiri.
Di sisi lain, tantangan yang dihadapi Persela tidaklah ringan. Persipura Jayapura datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan dua kemenangan beruntun yang sangat meyakinkan, yakni mengalahkan PSBS Biak 6-1 dan Persiba Balikpapan 5-1. Meski beberapa pemain kunci seperti Ramai Rumakiek dan Kelly Sroyer dilaporkan mengalami cedera, pelatih Persipura, Regi Aditya, mengaku tetap optimis dengan kedalaman skuad yang dimiliki.
Pertemuan kedua tim ini dipredksi akan berjalan sangat ketat. Secara historis, persaingan keduanya sangat berimbang dengan catatan kemenangan yang hampir setara. Saat ini, Persela duduk di peringkat keempat klasemen Grup Timur dengan 13 poin, sementara Persipura membayangi di posisi keenam dengan 10 poin. Pertandingan ini bukan sekadar perebutan poin, melainkan pembuktian mentalitas bagi kedua tim.








































Tinggalkan komentar