Persita Mengamuk di Kediri

Madurapost.co.id – Stadion Brawijaya menjadi saksi bisu dominasi luar biasa Persita Tangerang saat bertandang ke markas Persik Kediri pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027. Tim berjuluk Laskar Jawara tersebut tampil sangat perkasa dengan melibas tuan rumah lewat skor telak 5-1, Sabtu kemarin.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Persita langsung mengambil inisiatif serangan dan tidak memberikan ruang bagi Persik untuk bernapas. Tekanan intensif yang dilakukan tim tamu membuahkan hasil cepat pada menit ke-9. Alexandre Ramalingom berhasil membobol gawang tuan rumah setelah memanfaatkan celah di lini pertahanan Persik yang tampak tidak siap menghadapi serangan cepat.

Persita Mengamuk di Kediri
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Keunggulan Persita semakin solid menjelang jeda babak pertama. Pada masa injury time babak pertama, tepatnya menit ke-45+3, Alexandre Ramalingom kembali mencetak gol keduanya. Skor 2-0 atas Persik Kediri menutup jalannya babak pertama, membuat mental pemain tuan rumah jatuh sebelum sempat turun ke ruang ganti.

COLLABMEDIANET

Memasuki babak kedua, Persita tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan performa. Sebaliknya, mereka justru semakin menggila. Pada menit ke-48, Pablo Ganet memperlebar jarak menjadi 3-0 melalui sebuah eksekusi tendangan bebas yang mematikan. Bola hasil tendangan Ganet membentur pagar betis pemain Persik sebelum akhirnya meluncur masuk ke gawang Husna Al Malik.

Dominasi Persita berlanjut pada menit ke-76 ketika Pablo Ganet kembali mencatatkan namanya di papan skor, mengubah kedudukan menjadi 4-0. Persik Kediri sebenarnya sempat mencoba memberikan perlawanan. Pada menit ke-79, Sergio Castel berhasil memperkecil ketertinggalan melalui tendangan keras kaki kiri dari luar kotak penalti. Namun, upaya tersebut gagal mengubah hasil akhir secara signifikan.

Persita menutup pesta gol mereka pada masa injury time babak kedua, menit ke-90+8, melalui gol tambahan dari Pablo Ganet yang melengkapi torehan skor 5-1.

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya usai laga. Ia mengakui bahwa timnya tampil sangat buruk dan melakukan banyak kesalahan fatal, terutama di sektor pertahanan. Menurutnya, gol kedua Persita sebelum jeda babak pertama menjadi titik balik yang meruntuhkan mentalitas timnya.

"Kami bermain buruk. Ini adalah pertandingan di mana hampir semua hal yang bisa berjalan salah, benar-benar terjadi," ujar Marcos dengan nada kecewa.

Ia menambahkan bahwa meskipun timnya mencoba bermain lebih menyerang di babak kedua untuk mengejar ketertinggalan, hal itu justru membuat lini belakang mereka semakin terbuka dan kembali kebobolan.

Senada dengan pelatih, pemain Persik John Tora mengakui hasil ini sangat mengecewakan bagi seluruh anggota tim. Ia mengajak rekan-rekannya untuk tetap solid dan tidak terpuruk dalam kesedihan.

"Tim ini telah menunjukkan semangat dan kebersamaan seperti keluarga sepanjang musim. Sekarang saatnya kami menunjukkan karakter itu lebih kuat lagi untuk bangkit," tegas Tora.

Kini, Persik Kediri harus segera berbenah dan mengalihkan fokus mereka untuk menghadapi laga selanjutnya melawan Persis Solo, sebelum nantinya bertemu dengan Bali United.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar