Madurapost.co.id – Pemerintah Kabupaten Lumajang tengah mengambil langkah strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah melalui optimalisasi sektor pariwisata. Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa kekayaan alam yang dimiliki wilayahnya bukan sekadar pemandangan indah, melainkan aset berharga yang mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat.
Dalam keterangannya di Lumajang, Jawa Timur, pemimpin daerah yang akrab disapa Bunda Indah ini mengungkapkan bahwa potensi destinasi wisata di Lumajang memiliki daya tarik yang sangat besar. Menurutnya, sektor ini memiliki efek domino yang mampu menghidupkan berbagai lini usaha lainnya di sekitar kawasan wisata.

"Keindahan alam dan potensi destinasi wisata menjadi salah satu kekuatan utama Kabupaten Lumajang dalam mengembangkan perekonomian daerah," ujar Bunda Indah. Ia menambahkan bahwa pertumbuhan pariwisata akan secara otomatis memicu geliat ekonomi di sektor pendukung, mulai dari bisnis kuliner, penyediaan penginapan atau homestay, jasa transportasi, hingga sektor perdagangan dan produk UMKM milik warga lokal.

Related Post
Agar potensi ini dapat maksimal, Bunda Indah menekankan pentingnya sinergi antara peningkatan kualitas destinasi dengan keterlibatan aktif masyarakat. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperbaiki aksesibilitas menuju lokasi wisata, meningkatkan standar pelayanan, serta memastikan para pelaku usaha lokal menjadi pemain utama dalam ekosistem pariwisata tersebut.
Data menunjukkan bahwa tren kunjungan wisatawan ke Lumajang menunjukkan angka yang sangat menjanjikan. Berdasarkan catatan Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, sepanjang periode Januari hingga akhir September 2026, tercatat sebanyak 113.642 kunjungan wisatawan mancanegara telah memadati berbagai destinasi di wilayah tersebut.
Salah satu magnet utama pariwisata Lumajang adalah Air Terjun Tumpak Sewu. Destinasi ikonik ini mendominasi angka kunjungan dengan total mencapai 96.334 wisatawan mancanegara. Angka tersebut setara dengan 84,8 persen dari keseluruhan total kunjungan turis asing di Lumajang. Dominasi Tumpak Sewu menunjukkan bahwa Lumajang memiliki daya saing internasional yang kuat di mata dunia.
Menanggapi fenomena tersebut, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Lumajang, Yuli Annisa Haryono, menyatakan bahwa tingginya angka kunjungan turis asing merupakan peluang emas. Namun, ia juga memberikan catatan penting agar ketergantungan terhadap satu destinasi dapat dikurangi.
"Pengembangan destinasi lain dan keterlibatan pelaku usaha lokal menjadi bagian penting agar potensi tersebut tidak hanya bertumpu pada satu tujuan wisata saja. Kami akan memperkuat strategi promosi dan pemasaran untuk memperkenalkan destinasi wisata lainnya di Lumajang," jelas Yuli.
Dengan strategi promosi yang lebih luas dan pemerataan kualitas destinasi, diharapkan manfaat ekonomi dari sektor pariwisata tidak hanya terkonsentrasi di satu titik, melainkan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Lumajang. Melalui langkah ini, pariwisata diharapkan benar-benar menjadi tulang punggung baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.




































Tinggalkan komentar