Madurapost.co.id – Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, menunjukkan performa yang impresif dalam mengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hingga memasuki bulan Oktober 2026, realisasi penerimaan pajak daerah di wilayah tersebut telah menembus angka fantastis, yakni mencapai Rp125 miliar. Capaian ini mencerminkan keberhasilan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan sumber pendapatan guna membiayai berbagai agenda pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.
Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo, Agus Sugiarto, mengungkapkan bahwa angka Rp125 miliar tersebut telah melampaui 80 persen dari target yang ditetapkan. Jika melihat total target PAD yang dipatok sebesar Rp528 miliar, maka kontribusi pajak daerah menyumbang lebih dari 20 persen terhadap total pendapatan daerah. Hal ini menunjukkan bahwa sektor pajak tetap menjadi tulang punggung utama dalam menjaga stabilitas finansial daerah.

Untuk menjaga tren positif ini, Pemkab Ponorogo tidak hanya fokus pada penagihan, tetapi juga pada pendekatan persuasif. Salah satu strategi jitu yang diterapkan adalah dengan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat melalui pemberian apresiasi yang nyata. Pemerintah daerah menyadari bahwa membangun budaya taat pajak memerlukan stimulus agar masyarakat merasa dihargai atas kontribusi mereka.

Related Post
Sebagai bentuk penghargaan konkret, Pemkab Ponorogo menggelar acara undian berhadiah bagi para wajib pajak yang tertib. Acara pengundian yang berlangsung di Pendopo Agung Ponorogo ini menyedot perhatian warga karena menyediakan berbagai hadiah mewah. Daftar hadiah yang disiapkan sangat beragam, mulai dari satu unit sepeda motor Yamaha XMAX, dua unit Yamaha NMAX, hingga kendaraan listrik yang sedang tren.
Tak hanya kendaraan bermotor, deretan hadiah elektronik juga turut memeriahkan undian tersebut. Masyarakat berkesempatan membawa pulang 10 unit televisi digital, 10 unit lemari es, 20 unit kompor gas, tujuh unit mesin cuci, hingga 10 unit sepeda gunung. Agus menegaskan bahwa program undian ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan memberikan apresiasi kepada warga yang telah berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah.
Demi menjaga transparansi dan kepercayaan publik, proses pengundian dilakukan secara terbuka. Seluruh tahapan pengundian disahkan oleh notaris serta disaksikan langsung oleh perwakilan dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Ponorogo. Bahkan, masyarakat yang tidak hadir secara fisik dapat menyaksikan proses pengundian secara real-time melalui siaran langsung di kanal YouTube.
Rencananya, para pemenang yang beruntung akan menerima hadiah mereka pada Jumat malam, 6 November 2026. Momen penyerahan hadiah ini akan dirangkaikan dengan kemeriahan puncak acara Kemilau Pekan Raya Ponorogo 2026. Melalui langkah-langkah strategis ini, Pemkab Ponorogo berharap kepatuhan pajak masyarakat terus meningkat, sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih masif dan berkelanjutan. Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan daerah dapat Anda pantau melalui madurapost.co.id.



































Tinggalkan komentar