Madurapost.co.id – Kabupaten Situbondo di Jawa Timur tengah menyiapkan sebuah gebrakan besar untuk mengangkat derajat komoditas unggulannya ke level yang lebih tinggi. Melalui agenda bertajuk "Pesta Mangga Situbondo", Pemerintah Kabupaten Situbondo berupaya memperkuat posisi tawar buah mangga lokal agar tidak hanya dikenal di tingkat daerah, tetapi juga mendominasi pasar nasional.
Langkah strategis ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi buah mangga, tetapi juga membawa misi sosial yang krusial, yakni regenerasi petani. Pemerintah daerah menyadari bahwa sektor agribisnis membutuhkan sentuhan inovasi dari generasi muda agar tetap relevan dan berkelanjutan di masa depan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo, Quratul Aini, mengungkapkan bahwa perhelatan ini telah dijadwalkan akan berlangsung pada 21 hingga 22 November mendatang. Menurutnya, festival ini merupakan bagian dari upaya sistematis untuk mendongkrak produktivitas sektor pertanian, khususnya pada komoditas mangga yang selama ini menjadi primadona daerah tersebut.

Related Post
"Kami ingin memacu percepatan hilirisasi agribisnis. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mendorong peningkatan nilai tambah komoditas mangga di Situbondo," ujar Quratul Aini saat memberikan keterangan di Situbondo, Jawa Timur.
Selama ini, mangga asal Situbondo sebenarnya sudah memiliki reputasi yang sangat baik dan memiliki pangsa pasar yang luas, terutama di wilayah Jakarta. Namun, melalui festival ini, pemerintah ingin memastikan bahwa keuntungan yang didapat petani dan pelaku usaha lokal bisa jauh lebih maksimal melalui proses hilirisasi dan branding yang kuat.
Menariknya, Pesta Mangga Situbondo dirancang dengan konsep yang sangat modern untuk menarik minat milenial dan Gen-Z. Berbagai rangkaian acara telah disiapkan, mulai dari pameran berbagai varietas mangga, bursa mangga, hingga lomba produk olahan mangga. Tidak hanya itu, akan ada lomba konten review mangga yang bertujuan untuk memanfaatkan kekuatan pemasaran digital.
"Lomba konten review mangga adalah strategi kami untuk menjangkau segmen pasar anak muda melalui media sosial. Ini adalah bagian dari penguatan branding mangga Situbondo agar lebih dikenal secara luas di dunia digital," tambah Quratul.
Selain itu, ajang ini juga akan menyelenggarakan pemilihan Putra dan Putri Mangga Situbondo sebagai ikon promosi daerah. Kehadiran berbagai agenda kreatif ini diharapkan mampu membuka akses langsung antara kelompok tani dengan pembeli maupun konsumen akhir, sehingga rantai distribusi menjadi lebih efisien.
Upaya promosi ini sejalan dengan prestasi yang baru saja diraih oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu, yang berhasil menyabet penghargaan Best Trade Promotion pada Apkasi Otonomi Expo 2026 di Tangerang. Dalam ajang tersebut, Bupati Rio secara aktif mempromosikan keunggulan mangga Situbondo kepada para pengunjung, yang membuktikan bahwa potensi buah ini sangat besar untuk dikembangkan lebih lanjut melalui berbagai kanal promosi.










































Tinggalkan komentar