Strategi Lalu Lintas Parade Juang 2026

Strategi Lalu Lintas Parade Juang 2026

Madurapost.co.id – Gelaran akbar Parade Juang 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (1/11) mendatang dipastikan akan menyedot perhatian ribuan warga Surabaya. Menanggapi antusiasme masyarakat yang tinggi, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya telah menyusun skema rekayasa lalu lintas yang komprehensif guna mencegah kemacetan parah di jantung kota.

Langkah antisipasi ini diambil untuk memastikan pergerakan massa dan rombongan parade dapat berjalan khidmat tanpa mengganggu stabilitas arus kendaraan secara keseluruhan. Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Dishub Kota Surabaya, M. Hanang Prasetyo Adi, menjelaskan bahwa pengaturan jalan tidak akan dilakukan secara mendadak, melainkan melalui beberapa tahapan sistematis.

Strategi Lalu Lintas Parade Juang 2026
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

"Kami menerapkan sistem filtrasi atau penyaringan kendaraan secara bertahap. Proses ini akan dimulai sejak pukul 13.30 WIB. Setelah penyaringan awal selesai, barulah pada pukul 14.30 WIB kami akan melakukan penutupan total pada ruas-ruas jalan yang menjadi jalur utama parade," ungkap Hanang saat memberikan keterangan resmi di Surabaya.

COLLABMEDIANET

Rute parade tahun ini akan melintasi sejumlah titik ikonik di Kota Pahlawan. Perjalanan dimulai dari kawasan Tugu Pahlawan, kemudian bergerak menuju Jalan Tembaan, melintasi kawasan Gemblongan dan Siola, menyusuri Jalan Tunjungan yang legendaris, hingga berakhir di kawasan Jalan Basuki Rahmat dan Balai Pemuda. Untuk menghindari penumpukan kendaraan di satu titik tertentu, pihak Dishub akan membuka kembali akses jalan secara bertahap segera setelah rombongan parade melewati ruas jalan tersebut.

Selain mengatur arus lalu lintas, tantangan utama dalam acara besar seperti ini adalah ketersediaan lahan parkir. Guna mengakomodasi lonjakan jumlah kendaraan, Dishub Surabaya telah menetapkan 14 titik kantong parkir strategis yang tersebar di sepanjang rute kegiatan.

Beberapa lokasi parkir yang disiapkan antara lain di Gedung Siola, eks Pasar Tunjungan, Jalan Embong Malang sisi utara, serta beberapa ruas di Jalan Gemblongan dan Genteng Kali. Selain itu, masyarakat juga dapat menggunakan lahan parkir di Jalan Praban, Jalan Genteng Besar, Jalan Kenari, halaman parkir Tugu Pahlawan, Jalan Bubutan, Jalan Kebun Rojo, Jalan Pasar Besar Wetan, hingga kawasan Jalan Taman Apsari.

Hanang memberikan tips bagi warga agar tidak bingung saat mencari tempat parkir. Ia menyarankan masyarakat untuk menyesuaikan lokasi parkir dengan titik parade yang ingin mereka saksikan. Sebagai contoh, jika ingin menonton kemeriahan di Jalan Tunjungan, warga disarankan menggunakan kantong parkir eks Pasar Tunjungan. Sementara bagi yang ingin menuju titik akhir di Balai Pemuda, area sekitar Taman Apsari menjadi pilihan paling ideal.

Menariknya, untuk menjaga ketertiban dan mempercepat proses transaksi, sistem pembayaran parkir akan diberlakukan secara nontunai atau menggunakan voucher parkir. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir antrean kendaraan di pintu masuk kantong parkir.

Tidak hanya soal lalu lintas, aspek keamanan dan keselamatan juga menjadi prioritas utama. Pemerintah Kota Surabaya telah menyiagakan unit ambulans dan mobil pemadam kebakaran di titik-titik krusial untuk mengantisipasi situasi darurat. Masyarakat diimbau untuk tetap tertib, mematuhi rambu-rambu yang ada, dan menggunakan fasilitas parkir resmi demi kenyamanan bersama selama merayakan Parade Juang 2026.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar