TPS3R Baru di Pamekasan: Solusi Ramah Lingkungan dan Ekonomi

Pamekasan – Satu unit Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS3R) baru di Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, resmi beroperasi tahun ini. Hal

Rista

TPS3R Baru di Pamekasan: Solusi Ramah Lingkungan dan Ekonomi

Pamekasan – Satu unit Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS3R) baru di Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, resmi beroperasi tahun ini. Hal ini dibenarkan oleh Buyung Sebastian, Kepala Bidang Pengawasan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan. TPS3R yang dibangun dengan dana alokasi khusus (DAK) 2024 senilai Rp600 juta ini diharapkan mampu meringankan beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) setempat.

"Pembangunan TPS3R ini merupakan jawaban atas usulan Pemerintah Desa dan masyarakat sejak 2023 untuk mengelola sampah secara lebih efektif," ungkap Buyung, Selasa (25/5/2025). TPS3R ini dirancang bukan hanya sebagai tempat pembuangan sementara, melainkan juga fasilitas pemilahan sampah, memisahkan mana yang bernilai ekonomis dan mana yang tidak. Dengan demikian, hanya sampah yang benar-benar tak terolah yang akan berakhir di TPA, mengurangi volume sampah secara signifikan.

TPS3R Baru di Pamekasan: Solusi Ramah Lingkungan dan Ekonomi

Lebih dari sekadar solusi lingkungan, TPS3R ini juga berpotensi meningkatkan perekonomian warga sekitar. "TPS3R ini diharapkan menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat," tambah Buyung. Saat ini, Pamekasan telah memiliki 21 TPS3R yang mampu mengurangi sekitar 30-35 ton sampah per hari. Dengan tambahan satu unit lagi, diharapkan kapasitas TPA dapat bertahan lebih lama.

Pemerintah Kabupaten Pamekasan berkomitmen untuk terus meningkatkan pengelolaan sampah, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten, demi lingkungan yang lebih bersih dan sehat. "Kita maksimalkan pengelolaan sampah dari hulu, agar TPA kita tidak cepat penuh," tegas Buyung.

Kepala Desa Pademawu Timur, Jumiati Susanti, menambahkan bahwa TPS3R yang sudah beroperasi sejak November 2024 ini telah melibatkan 9 petugas pengelola dan kini telah memiliki lebih dari 200 nasabah yang aktif dalam program pengelolaan sampah. Ia berharap sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dapat memaksimalkan manfaat dari bantuan tersebut. "Semoga kerjasama ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan lestari," tutup Jumiati.

Mohon maaf, Foto memang tidak relevan. Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar