madurapost.co.id – Kabar melegakan datang dari kawasan Gunung Bromo. Setelah perjuangan panjang dan intensif, kobaran api yang sempat melalap area Jemplang di wilayah administrasi Kabupaten Malang akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya. Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Malang menegaskan si jago merah kini tak lagi mengancam keindahan salah satu ikon pariwisata Jawa Timur tersebut.
Kepala BPBD Kabupaten Malang Purwoto mengonfirmasi tuntasnya operasi pemadaman pada Minggu. Sekitar lima puluh personel gabungan dari berbagai instansi berjibaku di medan yang tidak mudah. Mereka harus menempuh perjalanan kaki untuk mencapai titik-titik api yang tersembunyi dan tidak bisa dijangkau oleh kendaraan pemadam. Dengan gigih, para petugas menggunakan alat pemukul api tradisional yang dikenal sebagai gepyok serta jet shooter untuk memerangi jilatan api yang meluas.

Amukan si jago merah di Jemplang ini sendiri bermula dari Sabana Pengol. Api dengan cepat menyebar dan membesar, dipicu oleh embusan angin kencang yang menerpa kawasan Bromo pada Sabtu sore. Kondisi cuaca ekstrem tersebut mempercepat rambatan api, menciptakan tantangan besar bagi tim pemadam.

Related Post
Laporan awal mengenai kebakaran diterima pada Sabtu malam, memicu respons cepat dari BPBD Malang. Tanpa menunda, tim langsung bergerak ke lokasi kejadian, bergabung dengan kekuatan gabungan yang telah siap sedia. Armada pemadam kebakaran dari Kota Malang sebanyak satu unit, Damkar Kabupaten Malang dengan empat unit, ditambah satu unit dari kepolisian, dua unit dari Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru TNBTS, serta satu unit dari BPBD, segera dikerahkan ke titik-titik strategis.
Purwoto menjelaskan, dalam operasi pemadaman yang










































Tinggalkan komentar