Madurapost.co.id – Aksi heroik penyelamatan nyawa terjadi di perairan Tuban, Jawa Timur, setelah sebuah kapal mengalami kondisi darurat pada Rabu (7/10) malam. Sebanyak 17 kru MV Khatulistiwa 8 berhasil diselamatkan dari situasi kritis tersebut berkat respons cepat dua kapal tugboat milik PT Pertamina Trans Kontinental (PTK).
Insiden yang terjadi di tengah laut ini memicu koordinasi cepat antara berbagai pihak terkait. Begitu sinyal darurat atau distress signal dari MV Khatulistiwa 8 diterima, PTK langsung bergerak mengerahkan armada terdekat guna memastikan keselamatan para kru kapal yang terjebak dalam situasi berbahaya tersebut.

Direktur Operasi PTK, Yudi Wibisono, menegaskan bahwa tindakan cepat ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan jiwa di laut. Menurutnya, begitu informasi darurat masuk, pihaknya segera melakukan koordinasi intensif dengan otoritas terkait untuk menentukan langkah penyelamatan yang paling efektif.

Related Post
"Kami segera berkoordinasi dengan pihak terkait dan mengerahkan armada terdekat untuk memberikan bantuan. Langkah ini kami lakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh pihak serta memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur operasional," ujar Yudi dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis.
Dalam operasi penyelamatan tersebut, PTK mengerahkan dua unit tugboat andalan, yakni TB Amazon Harbour dan TB Multi Progress. Saat kejadian berlangsung, kedua kapal tersebut memang sedang berada dalam posisi siaga di wilayah perairan Tuban.
Berdasarkan arahan dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), PTK segera menginstruksikan TB Amazon Harbour yang posisinya paling dekat dengan lokasi kejadian untuk segera meluncur ke titik koordinat MV Khatulistiwa 8. Kapal tersebut berangkat dengan membawa 10 kru di bawah komando Nakhoda Safari Moningka.
Untuk memperkuat upaya evakuasi, TB Multi Progress yang membawa 9 kru di bawah komando Nakhoda Ichtiar juga segera diberangkatkan menuju lokasi yang sama.
Setibanya di lokasi kejadian, TB Amazon Harbour berhasil menemukan posisi MV Khatulistiwa 8. Proses evakuasi berjalan dramatis namun terkendali, di mana 17 kru kapal akhirnya berhasil naik ke atas TB Amazon Harbour dengan selamat. Setelah berhasil dievakuasi, para kru tersebut kemudian diserahterimakan kepada pihak Semen Indonesia dan KSOP melalui Dermaga Semen Indonesia Tuban untuk mendapatkan perawatan dan penanganan medis lebih lanjut.
Meski sebagian besar kru berhasil diselamatkan, satu orang kru kapal, yakni Chief Officer MV Khatulistiwa 8, dilaporkan masih dalam proses pencarian oleh pihak berwenang.
Yudi Wibisono menyatakan rasa syukurnya atas keberhasilan evakuasi ini. Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh kru kapal dan instansi terkait yang telah bekerja sama secara solid dalam operasi penyelamatan tersebut.
"Kami bersyukur 17 kru dapat dievakuasi dan kini berada dalam penanganan yang aman. Bagi PTK, keselamatan jiwa selalu menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan operasional di laut," pungkasnya.
Sebagai informasi, TB Amazon Harbour dan TB Multi Progress merupakan armada yang rutin beroperasi di wilayah perairan Tuban untuk mendukung layanan maritim, termasuk membantu proses olah gerak dan lepas sandar kapal di area PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) serta Fuel Terminal Tuban Pertamina Patra Niaga.










































Tinggalkan komentar