Madurapost.co.id – Kawasan pesisir Pantai Cemara di Kecamatan Panarukan, Situbondo, kini menjadi saksi bisu kolaborasi apik antara aparat kepolisian, pelajar sekolah dasar, hingga masyarakat setempat. Dalam sebuah gerakan lingkungan yang inspiratif, mereka bersatu padu melakukan aksi bersih-bersih pantai sekaligus menanam ratusan bibit mangrove guna menjaga ekosistem laut dari ancaman kerusakan.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat ini merupakan bagian dari implementasi program Green Policing. Program ini merupakan instruksi langsung dari Kapolri yang menekankan pentingnya peran kepolisian dalam menjaga kelestarian alam. Melalui inisiatif ini, Polres Situbondo tidak hanya fokus pada aspek keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga turun tangan langsung dalam mitigasi bencana alam, khususnya abrasi.

Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, menjelaskan bahwa langkah konkret ini diambil sebagai tindak lanjut dari apel kesiapsiagaan bencana yang telah digelar sebelumnya. Menurutnya, wilayah pesisir Situbondo, terutama di area Pantai Cemara, memiliki tingkat kerentanan yang cukup tinggi terhadap pengikisan pantai atau abrasi.

Related Post
"Penanaman bibit mangrove ini adalah wujud nyata dari program Green Policing. Kami ingin memberikan kontribusi langsung dalam upaya pelestarian lingkungan sekaligus mengantisipasi dampak abrasi yang selama ini menjadi ancaman bagi wilayah pesisir kita," ujar AKBP Bayu di sela-sela kegiatan.
Dalam aksi tersebut, Polres Situbondo telah menyiapkan sebanyak 500 bibit tanaman bakau yang kemudian ditanam secara gotong royong oleh para peserta. Kehadiran para pelajar sekolah dasar dalam kegiatan ini memberikan warna tersendiri, karena mereka diharapkan dapat menanamkan rasa cinta lingkungan sejak dini.
Lebih lanjut, AKBP Bayu menekankan bahwa upaya penyelamatan lingkungan tidak akan maksimal jika hanya dilakukan oleh pihak kepolisian saja. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama warga yang bermukim di sekitar pesisir, untuk ikut ambil bagian dalam merawat tanaman mangrove tersebut agar dapat tumbuh dengan baik.
"Polri tidak bisa bekerja sendirian. Setiap upaya pelestarian harus melibatkan masyarakat luas agar tumbuh rasa kepemilikan dan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan. Kami mengimbau warga pesisir untuk terus menjaga dan merawat mangrove ini," tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat harus memberikan manfaat nyata yang menyentuh aspek kehidupan sehari-hari. Hal ini selaras dengan semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat’ yang diusung Kapolri serta semangat ‘Jogo Omah’ dari Kapolda Jawa Timur, di mana polisi harus selalu hadir dan dekat dengan denyut nadi kehidupan warga.
Setelah agenda penanaman selesai, kegiatan dilanjutkan dengan aksi pembersihan sampah di sepanjang bibir Pantai Cemara. Polisi, pelajar, dan warga bahu-membahu memunguti sampah plastik dan limbah lainnya yang mencemari pantai. Selain membersihkan fisik pantai, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai bahaya membuang sampah sembarangan yang dapat merusak ekosistem laut. Melalui aksi ini, diharapkan kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan lingkungan dapat terus tumbuh demi masa depan Situbondo yang lebih hijau dan aman.



































Tinggalkan komentar