Gelar Ganda ITS dan Malaysia Jadi Gebrakan Baru

Madurapost.co.id – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali menorehkan langkah besar dalam kancah pendidikan internasional. Kali ini, Departemen Desain Interior ITS resmi meluncurkan program Magister Desain Interior dengan skema gelar ganda (double degree) yang bekerja sama dengan University College Sedaya International (UCSI) University, Malaysia. Langkah strategis ini diambil untuk memperluas cakrawala akademik mahasiswa sekaligus membawa nama Indonesia ke panggung desain global.

Kepala Departemen Desain Interior ITS, Dr. Anggra Ayu Rucitra, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini merupakan tonggak sejarah baru bagi departemennya. Program ini menjadi kerja sama gelar ganda internasional pertama yang pernah dijalin oleh Departemen Desain Interior ITS. Menurutnya, inisiatif ini lahir dari ambisi besar untuk meningkatkan daya saing pendidikan desain interior tanah air agar mampu bersaing di level dunia.

Gelar Ganda ITS dan Malaysia Jadi Gebrakan Baru
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

"Kami ingin mahasiswa mampu membawa kekayaan pengetahuan desain Indonesia ke dalam percakapan akademik global," ujar Anggra saat memberikan keterangan di Surabaya.

COLLABMEDIANET

Ia menekankan bahwa dalam dunia desain interior, pemahaman lintas budaya adalah kunci utama. Hal ini dikarenakan desain sebuah ruang tidak hanya soal estetika, tetapi sangat berkaitan erat dengan perilaku, budaya, dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat setempat. Dengan menempuh pendidikan di dua negara, mahasiswa diharapkan memiliki perspektif yang lebih luas dalam memahami hubungan kompleks antara manusia dengan lingkungan binaan yang mereka ciptakan.

Mengenai teknis pelaksanaan, program ini dirancang dengan masa studi minimal selama dua tahun. Mahasiswa akan menjalani satu tahun perkuliahan di ITS Surabaya dan satu tahun berikutnya akan melanjutkan studi di UCSI University, Malaysia. Namun, Anggra menjelaskan bahwa pembagian waktu tersebut bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan berdasarkan kesepakatan antara kedua institusi pendidikan terkait.

Pihak kampus juga memastikan bahwa seluruh proses pendukung, mulai dari administrasi akademik, pengurusan visa, hingga bimbingan riset bersama, akan dikelola secara profesional. Mahasiswa tidak hanya akan mendapatkan dua gelar sekaligus, tetapi juga kesempatan emas untuk mendapatkan bimbingan langsung dari dosen ahli dari kedua universitas. Hal ini tentu akan memperkaya kualitas penelitian dan memperluas jejaring profesional mahasiswa untuk masa depan karier mereka.

Menariknya lagi, program ini juga membuka pintu bagi mahasiswa berprestasi untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. UCSI University menawarkan jalur cepat (fast track) menuju program doktor (PhD) bagi mahasiswa yang menunjukkan potensi riset yang unggul.

"Kesempatan ini membuka jalur studi lanjut yang lebih terarah bagi mahasiswa yang ingin mendalami riset," tambah mantan Kepala Unit Komunikasi Publik (UKP) ITS tersebut.

Ke depannya, ITS menargetkan agar program ini terus berkembang, baik dari segi jumlah partisipan mahasiswa maupun penguatan publikasi riset bersama. Kerja sama dengan UCSI University ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi ITS untuk menjalin kemitraan serupa dengan berbagai perguruan tinggi desain ternama lainnya di mancanegara. Melalui langkah ini, desain interior Indonesia diharapkan semakin diperhitungkan dan diakui kualitasnya di mata dunia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar