Generasi Muda Sidoarjo Lestarikan Batik

Generasi Muda Sidoarjo Lestarikan Batik

Madurapost.co.id – Semangat melestarikan warisan budaya bangsa tampak nyata di tangan para santri muda. Dalam sebuah perhelatan seni yang memukau, ratusan santri dari Madrasah Tsanawiyah (MTs) Progresif Bumi Shalawat menunjukkan kreativitas luar biasa mereka melalui media kain. Mereka tidak hanya sekadar menggambar, namun sedang merajut masa depan budaya Indonesia melalui goresan warna di atas kanvas.

Kegiatan bertajuk Batik Fest 2026 yang digelar di Lippo Plaza Sidoarjo, Jawa Timur, pada Senin (28/9/2026), menjadi saksi bisu bagaimana generasi Z mampu beradaptasi dengan tradisi. Sebanyak 450 santri berpartisipasi aktif dalam ajang ini, mengubah lembaran kanvas polos menjadi karya seni bernilai tinggi menggunakan media cat akrilik. Penggunaan media kanvas ini menjadi inovasi menarik untuk memperkenalkan teknik pola batik kepada generasi muda dengan cara yang lebih modern dan menyenangkan.

Generasi Muda Sidoarjo Lestarikan Batik
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Acara ini bukan sekadar ajang unjuk gigi kreativitas, melainkan sebuah langkah strategis dalam upaya edukasi pelestarian batik tulis. Melalui kegiatan ini, para santri diajak untuk mengenal lebih dalam filosofi di balik setiap motif batik, sekaligus melatih ketelatenan yang menjadi ciri khas seorang pembatik tradisional. Dengan melibatkan santri sejak dini, diharapkan kecintaan terhadap batik tidak hanya berhenti pada pakaian yang dikenakan, tetapi meresap ke dalam jiwa sebagai identitas bangsa.

COLLABMEDIANET

Selain sebagai sarana edukasi budaya, Batik Fest 2026 juga berfungsi sebagai wadah pengembangan minat dan bakat seni bagi para santri. Di tengah gempuran budaya populer global, kegiatan ini memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk mengeksplorasi kemampuan artistik mereka melalui seni tradisional yang telah diakui dunia. Para peserta terlihat sangat antusias menggoreskan warna, menciptakan perpaduan antara pola batik klasik dengan sentuhan artistik kontemporer.

Kehadiran ratusan santri di pusat perbelanjaan Lippo Plaza Sidoarjo juga memberikan dampak positif bagi publik. Masyarakat yang sedang berbelanja dapat melihat langsung proses kreatif ini, sehingga secara tidak langsung memberikan edukasi visual mengenai keindahan seni batik. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat, terutama generasi muda, untuk terus mendukung dan bangga menggunakan produk batik asli Indonesia.

Melalui inisiatif seperti Batik Fest 2026, diharapkan akan lahir generasi baru penggerak budaya yang mampu membawa batik naik kelas ke kancah internasional. Upaya kolaboratif antara lembaga pendidikan seperti MTs Progresif Bumi Shalawat dengan ruang publik seperti Lippo Plaza menjadi kunci penting dalam menjaga agar api pelestarian budaya tetap menyala terang di tengah arus modernisasi yang semakin kencang.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar