Geopark Ijen Raih Pengakuan Dunia Kembali

Madurapost.co.id – Kabar membanggakan datang dari dunia pariwisata dan konservasi Indonesia. Kawasan Geopark Ijen secara resmi berhasil mempertahankan statusnya sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp). Pencapaian prestisius ini dipastikan setelah Geopark Ijen berhasil menyabet Green Card atau Kartu Hijau dalam Sidang Dewan UGG ke-11 yang berlangsung di Markas Besar UNESCO, Paris, Prancis, pada 3 November 2026.

Keputusan ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan kawasan Geopark Ijen telah memenuhi standar internasional yang sangat ketat. Keberhasilan ini bukan sekadar formalitas, melainkan pengakuan dunia atas konsistensi Indonesia, khususnya di wilayah Banyuwangi dan Bondowoso, dalam menjaga warisan geologi yang luar biasa.

Geopark Ijen Raih Pengakuan Dunia Kembali
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyatakan bahwa keputusan UNESCO ini merupakan buah manis dari kerja keras dalam memenuhi berbagai rekomendasi yang diberikan oleh badan dunia tersebut sejak pertama kali Geopark Ijen ditetapkan sebagai UGGp pada tahun 2023. Menurutnya, raihan ini adalah sebuah kehormatan sekaligus beban tanggung jawab yang besar bagi seluruh elemen masyarakat.

COLLABMEDIANET

"Ini adalah sebuah kebanggaan, sekaligus tanggung jawab bersama. Kartu Hijau ini menunjukkan bahwa upaya kita dalam menjaga dan mengelola Geopark Ijen telah diakui di tingkat dunia. Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat dan semua pihak yang telah bahu-membahu merawat kekayaan alam serta budaya di kawasan Gunung Ijen," ujar Ipuk saat memberikan keterangan di Banyuwangi, Kamis.

Ipuk menekankan bahwa predikat UNESCO Global Geopark bukan hanya soal gengsi di mata internasional. Lebih dari itu, status ini merupakan amanah untuk terus melestarikan kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, serta warisan budaya yang menjadi identitas kawasan tersebut. Ia berharap keberhasilan ini dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat lokal.

Senada dengan Bupati, General Manajer Geopark Ijen, Abdillah Baras, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam. Ia menceritakan bahwa proses pengambilan keputusan di Paris berjalan sangat lancar. Seluruh anggota dewan memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan kawasan tersebut.

"Alhamdulillah, ke-12 anggota Dewan UGG sepakat memberikan Green Card kepada Geopark Ijen. Mereka semua menyatakan bahwa Geopark Ijen lolos proses revalidasi tanpa ada perdebatan sedikit pun," ungkap Abdillah.

Sebelumnya, pada Agustus 2026, tim asesor dari UNESCO telah melakukan proses revalidasi secara mendalam. Penilaian tersebut tidak hanya berfokus pada keindahan bentang alam atau fenomena geologi yang unik, tetapi juga mencakup aspek manajemen kawasan, efektivitas upaya konservasi, program edukasi, hingga sejauh mana keberadaan geopark mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar.

Keberhasilan mempertahankan status ini membuktikan bahwa tata kelola Geopark Ijen telah berjalan di jalur yang benar, yakni menyeimbangkan antara perlindungan alam, edukasi publik, dan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Dengan status ini, Geopark Ijen diharapkan terus menjadi magnet wisata dunia yang berkelanjutan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar