Misi Besar Lulusan Unesa Demi Indonesia Emas

Misi Besar Lulusan Unesa Demi Indonesia Emas

Madurapost.co.id – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) baru saja menggelar prosesi Wisuda ke-123 yang penuh khidmat sekaligus menjadi momentum penting bagi masa depan bangsa. Sebanyak 1.511 lulusan resmi dikukuhkan dalam upacara yang berlangsung di Graha Unesa pada Selasa, 27 Oktober 2026. Perayaan kelulusan ini bukan sekadar seremoni akademik biasa, melainkan sebuah langkah strategis untuk menyiapkan sumber daya manusia yang siap menjawab tantangan zaman menuju visi Indonesia Emas 2045.

Dalam sambutannya, Rektor Unesa, Prof. Nurhasan, menekankan bahwa peran lulusan perguruan tinggi harus melampaui batas-batas ruang kelas. Ia berharap para alumni mampu menjadi jembatan yang menghubungkan antara teori ilmu pengetahuan dengan kebutuhan riil di tengah masyarakat. Menurutnya, keberhasilan sebuah institusi pendidikan tinggi tidak hanya diukur dari banyaknya jumlah lulusan, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh publik melalui inovasi dan pengabdian mereka.

Misi Besar Lulusan Unesa Demi Indonesia Emas
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

"Kami berharap lulusan Unesa mampu berkontribusi nyata, baik melalui pengembangan riset yang mendalam, inovasi di sektor industri, pelayanan di pemerintahan, hingga pemberdayaan komunitas di tingkat akar rumput," ujar Prof. Nurhasan dengan penuh optimisme.

COLLABMEDIANET

Tema besar yang diangkat dalam wisuda kali ini adalah "Wisudawan Unesa Progresif, Inovatif, dan Kontributif untuk Indonesia Emas 2045". Tema ini menjadi pengingat bagi para lulusan agar tidak hanya menjadi pengikut arus, tetapi menjadi penggerak perubahan yang adaptif terhadap dinamika global yang terus berubah.

Menambah bobot intelektual dalam acara tersebut, Komisaris PT Pelindo Terminal Petikemas, Yoke Candra Katon, hadir memberikan orasi ilmiah. Ia menyoroti pentingnya sinergi antara dunia akademik dengan sektor industri dan pemerintah. Melalui visi From Connection to Collaboration, From Reputation to Impact, Yoke mendorong para alumni untuk tidak hanya membangun jejaring demi kepentingan pribadi, tetapi mengubah koneksi tersebut menjadi kolaborasi yang menghasilkan dampak sosial yang konkret.

Yoke juga membagikan lima pilar kepemimpinan yang harus dimiliki oleh para lulusan: merawat jejaring, menjaga integritas, aktif berbagi ilmu, berani mengambil peran strategis, serta menciptakan warisan kebermanfaatan bagi orang lain. Ia menegaskan bahwa pemimpin masa depan adalah mereka yang mampu menciptakan solusi dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Menariknya, wisuda kali ini juga menunjukkan wajah internasional Unesa. Kehadiran mahasiswa asing seperti Yusra Ali Idris dari Sudan dan Fameela Lateh dari Thailand membuktikan bahwa Unesa telah menjadi kampus yang inklusif secara global. Selain itu, enam mahasiswa dari China juga turut merayakan kelulusan mereka secara daring dalam program Magister Manajemen Pendidikan.

Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi luar biasa, pihak universitas juga memberikan penghargaan khusus berupa tabungan pendidikan dan beasiswa studi lanjut bagi para wisudawan terbaik dari setiap fakultas. Hal ini diharapkan dapat memotivasi para lulusan untuk terus menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi demi kemajuan bangsa.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar