Misi Juara Kontingen Kota Mojokerto

Misi Juara Kontingen Kota Mojokerto

Madurapost.co.id – Semangat membara terpancar dari wajah ratusan pelajar Kota Mojokerto yang akan bertarung di ajang bergengsi tingkat provinsi. Sebanyak 266 anggota kontingen Kota Mojokerto secara resmi dinyatakan siap untuk berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) III Provinsi Jawa Timur tahun 2026.

Keberangkatan para atlet muda ini menjadi momentum penting bagi Kota Mojokerto untuk membuktikan kualitas pembinaan olahraga di wilayahnya. Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, melepas langsung kontingen tersebut dalam sebuah seremoni yang penuh dengan motivasi di Kota Mojokerto pada Senin.

Misi Juara Kontingen Kota Mojokerto
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Dalam rinciannya, kontingen yang dikirimkan terbagi ke dalam beberapa kategori. Untuk ajang POPDA, Kota Mojokerto mengirimkan 252 personel yang terdiri dari 209 atlet dan 43 pelatih. Selain itu, terdapat pula 23 orang yang akan berpartisipasi dalam cabang olahraga eksibisi, yang mencakup 18 atlet, empat pelatih, serta satu orang ofisial. Tidak ketinggalan, semangat inklusivitas juga ditunjukkan melalui pengiriman 14 anggota kontingen Peparpeda, yang terdiri dari sembilan atlet disabilitas dan lima orang pelatih.

COLLABMEDIANET

Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini menjelaskan bahwa Kota Mojokerto akan berkompetisi di 23 cabang olahraga pada POPDA, tiga cabang eksibisi, serta empat cabang olahraga khusus pada ajang Peparpeda. Menurutnya, partisipasi ini bukan sekadar ajang mencari medali atau mengejar kemenangan semata.

"Ini adalah bagian dari ikhtiar kita dalam membangun generasi muda yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga tangguh, disiplin, memiliki karakter kuat, dan berprestasi," ujar Ning Ita di hadapan para atlet.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa misi ini merupakan implementasi nyata dari visi besar pemerintah daerah. Hal ini sejalan dengan cita pertama dalam Panca Cita Kota Mojokerto periode 2025–2029, yaitu fokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter. Melalui olahraga, nilai-nilai disiplin dan sportivitas diharapkan dapat tertanam dalam diri setiap pelajar.

Ning Ita juga memberikan perhatian khusus pada ajang Peparpeda. Ia menegaskan bahwa ajang ini merupakan ruang yang sangat krusial bagi atlet pelajar disabilitas untuk menunjukkan potensi luar biasa mereka. Melalui kompetisi yang setara, mereka memiliki kesempatan yang sama untuk meraih prestasi dan membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk bersinar.

"Kalian semua membawa nama besar Kota Mojokerto di pundak kalian. Kalian adalah harapan kami untuk mengharumkan nama kota tercinta melalui prestasi yang membanggakan," pesannya dengan penuh semangat.

Pemerintah Kota Mojokerto berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan olahraga pelajar secara menyeluruh. Proses ini dimulai dari tahap penjaringan bakat, pelatihan intensif, peningkatan kualitas pelatih, hingga penyelenggaraan kompetisi berjenjang. Keikutsertaan dalam ajang tingkat provinsi ini juga berfungsi sebagai alat ukur untuk mengevaluasi sejauh mana efektivitas pembinaan yang telah dilakukan, sekaligus menjadi batu loncatan untuk mencetak atlet yang mampu bersaing di level nasional maupun internasional.

Menutup arahannya, Ning Ita berpesan agar seluruh atlet menjaga integritas dan sportivitas selama bertanding. Ia berharap para atlet dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan kembali ke Kota Mojokerto dengan membawa kabar kemenangan.

Acara pelepasan kontingen ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Timur M. Hadi Wawan Guntoro, Ketua Umum KONI Kota Mojokerto Santoso Bekti Wibowo, serta Ketua NPCI Kota Mojokerto Pity Kifarudin. Melansir dari madurapost.co.id.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar