madurapost.co.id – Probolinggo Jawa Timur kini memiliki strategi baru dalam menggenjot perekonomian keluarga sekaligus memaksimalkan potensi desa. Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga TP PKK Kabupaten Probolinggo melalui Ketua Ning Marisa Juwitasari secara aktif mendorong inisiatif ini. Fokus utama adalah mengubah sumber daya lokal menjadi peluang bernilai tinggi demi peningkatan taraf hidup para kader dan masyarakat luas.
Ning Marisa menegaskan bahwa memiliki produk saja tidak cukup untuk memberdayakan ekonomi keluarga. Lebih dari itu dibutuhkan kemampuan jeli dalam melihat dan mengelola kekayaan di sekitar menjadi peluang bisnis yang menguntungkan. Pernyataan ini disampaikannya saat membuka Seminar Pemberdayaan Ekonomi Keluarga melalui Koperasi PKK yang diselenggarakan di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo.

Acara penting ini berhasil menarik perhatian 397 anggota TP PKK dari berbagai tingkatan mulai dari kecamatan hingga desa. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme tinggi terhadap program penguatan ekonomi berbasis komunitas. Beberapa tokoh penting turut hadir termasuk Sekretaris I TP PKK Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto Ketua Pokja II TP PKK Kabupaten Probolinggo Ninuk Fris Yulius serta perwakilan dari TP PKK Provinsi Jawa Timur Auliya Dikmah dan Ollan Hardlan. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa PMD Kabupaten Probolinggo Munaris juga tampak memberikan dukungan.

Related Post
Ning Marisa menyampaikan apresiasi mendalam atas partisipasi para kader. Ia berharap seminar ini tidak hanya menjadi ajang penambahan wawasan tetapi juga bekal berharga untuk mengembangkan beragam potensi di wilayah masing-masing. Menurutnya semangat pengabdian adalah inti dari gerakan PKK bukan semata mencari keuntungan pribadi. Justru melalui pengabdian inilah berbagai kegiatan pemberdayaan dapat terwujud memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga UP2K PKK sebagai bagian dari program Pokja II menjadi salah satu pilar utama dalam upaya ini.
Pameran produk unggulan dari TP PKK kecamatan dan desa yang turut digelar dalam kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat. Banyak peserta seminar tertarik dan membeli produk yang dipajang. Fenomena ini menjadi bukti nyata bahwa Probolinggo menyimpan segudang potensi ekonomi yang bisa digali mulai dari tingkat desa. Potensi tersebut tidak hanya terbatas pada produk UMKM tetapi










































Tinggalkan komentar