madurapost.co.id – Sebuah gebrakan fenomenal di dunia pendidikan dan pariwisata Jawa Timur baru saja diresmikan di Kota Batu. Mega Science Center dan Budaya yang berlokasi di kawasan Jatim Park I kini siap menjadi magnet baru bagi generasi muda. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara langsung mengungkapkan harapannya agar wahana edukasi ini mampu mengakselerasi pemahaman ilmu pengetahuan teknologi rekayasa dan matematika atau STEM bagi para pelajar.
Khofifah menegaskan bahwa pusat pembelajaran inovatif ini bukan sekadar destinasi wisata biasa. Ia melihatnya sebagai landasan kuat untuk membumikan konsep STEM termasuk integrasi teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif. Peresmian ini menandai sebuah langkah maju dalam upaya membangkitkan minat pelajar sejak dini terhadap bidang-bidang krusial tersebut. Konsep yang memadukan edukasi dan hiburan dinilai sangat efektif untuk menarik perhatian anak-anak dan remaja.

Lebih lanjut Khofifah menyoroti pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan STEM. Kehadiran Mega Science Center dan Budaya ini disebutnya sebagai angin segar sebuah inovasi menyegarkan yang menyajikan STEM dengan cara yang menggembirakan. Anak-anak dipastikan akan menikmati setiap momen pembelajaran di sini memungkinkan mereka untuk belajar sambil berinteraksi langsung dengan berbagai alat peraga.

Related Post
Tidak hanya fokus pada sains dan teknologi Khofifah juga memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Jawa Timur Park Group dalam memperkenalkan kekayaan budaya bangsa melalui wahana ini. Menurutnya perpaduan antara kemajuan teknologi dan pengenalan budaya akan menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter dan jati diri generasi penerus.
Direktur Jawa Timur Park Group Rio Imam Sendjojo menjelaskan bahwa konsep taman belajar dan edukasi memang menjadi prioritas utama perusahaan. Untuk memastikan proses pembelajaran dan hiburan berjalan selaras pihaknya melakukan perekrutan serta pelatihan pemandu wisata secara sangat selektif. Kolaborasi erat dengan sejumlah universitas terkemuka di Malang Raya menjadi kunci dalam menghasilkan staf yang berkualitas. Rio mengungkapkan seluruh staf rekrutan merupakan lulusan sarjana di bidang fisika kimia hingga biologi menjamin kompetensi dalam penyampaian materi.
Dengan kekayaan konsep dan kualitas sumber daya manusia yang mumpuni Jawa Timur Park Group optimistis wahana pariwisata edukasi ini akan menarik minat masyarakat luas. Target kunjungan yang dipatok cukup ambisius mencapai 300 hingga 400 ribu orang per tahun. Mega Science Center dan Budaya sendiri menyimpan koleksi luar biasa berjumlah 1.640 item terdiri dari 617 alat peraga sains interaktif dan 1.023 artefak budaya yang kaya makna.










































Tinggalkan komentar