SPPG Pakisrejo Segera Beroperasi Kembali

SPPG Pakisrejo Segera Beroperasi Kembali

Madurapost.co.id – Kabar baik datang bagi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Satuan Tugas (Satgas) MBG Tulungagung secara resmi memberikan rekomendasi agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pakisrejo yang terletak di Kecamatan Rejotangan segera diaktifkan kembali. Keputusan ini diambil setelah pihak pengelola berhasil melakukan perbaikan menyeluruh terhadap berbagai temuan krusial dalam evaluasi keamanan pangan sebelumnya.

Langkah pengaktifan kembali ini merupakan hasil dari rangkaian pengawasan ketat yang dilakukan oleh tim Satgas. Ketua Satgas MBG Tulungagung, Maya Dewajanti, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) secara intensif sebanyak tiga kali. Inspeksi tersebut bertujuan untuk membedah secara mendalam kondisi fasilitas fisik maupun standar operasional prosedur dalam proses pengolahan makanan di SPPG Pakisrejo.

SPPG Pakisrejo Segera Beroperasi Kembali
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

"Setelah adanya kasus yang terjadi di Kecamatan Rejotangan, kami langsung bergerak melakukan IKL sebanyak tiga kali di SPPG Pakisrejo. Hal ini kami lakukan sebagai bahan evaluasi mendalam untuk memastikan keamanan konsumsi masyarakat," ujar Maya saat memberikan keterangan resmi di Tulungagung.

COLLABMEDIANET

Dalam proses evaluasi tersebut, tim menemukan beberapa catatan penting yang menyangkut aspek fisik dan nonfisik. Salah satu poin yang menjadi perhatian utama adalah kualitas air yang digunakan dalam proses produksi makanan. Pada dua tahap pemeriksaan awal, hasil pengujian laboratorium menunjukkan bahwa sampel air di lokasi tersebut terindikasi mengandung bakteri, yang tentu saja berisiko tinggi terhadap kesehatan konsumen.

Namun, komitmen pengelola untuk melakukan perbaikan membuahkan hasil positif. Pada pemeriksaan ketiga, tim Satgas menemukan perubahan signifikan. Kualitas air yang digunakan kini telah memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan dan dinyatakan aman untuk digunakan dalam pengolahan makanan.

"Terkait kekurangan nonfisik seperti baku mutu air, memang awalnya kami menemukan adanya bakteri. Namun, setelah pihak pengelola melakukan perbaikan sesuai arahan, hasil pemeriksaan terbaru menunjukkan kualitasnya sudah bagus dan memenuhi syarat," tambah Maya menjelaskan perkembangan tersebut.

Maya menegaskan bahwa kepatuhan pengelola SPPG Pakisrejo dalam menindaklanjuti rekomendasi Satgas menjadi faktor penentu dalam penyusunan rekomendasi pengaktifan kembali ini. Meski rekomendasi telah dikeluarkan oleh Satgas tingkat kabupaten, keputusan final tetap berada di tangan otoritas yang lebih tinggi.

Selanjutnya, Satgas MBG Tulungagung akan meneruskan hasil evaluasi dan rekomendasi ini kepada Badan Gizi Nasional (BGN) melalui koordinator wilayah terkait. Hal ini dilakukan agar proses pengaktifan kembali layanan dapat ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan dan prosedur yang berlaku di tingkat nasional.

"Kami akan membahasnya sekali lagi untuk memastikan seluruh langkah yang diambil sudah tepat. Setelah itu, hasil rekomendasi resmi akan kami sampaikan kepada Korwil BGN untuk diproses lebih lanjut," pungkasnya. Dengan demikian, operasional SPPG Pakisrejo kini tinggal menunggu lampu hijau dari Badan Gizi Nasional guna memastikan program pemenuhan gizi di wilayah tersebut dapat berjalan kembali dengan standar keamanan yang terjamin.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar