Waspada Bahaya Adiksi di Kampung Banyuurip

Waspada Bahaya Adiksi di Kampung Banyuurip

Madurapost.co.id – Ancaman penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA) kini menjadi perhatian serius bagi berbagai lapisan masyarakat, terutama di kawasan pemukiman padat penduduk. Menyadari risiko tersebut, sebuah gerakan edukasi intensif tengah digalakkan untuk membentengi generasi muda dari jerat adiksi yang merusak masa depan.

Dalam sebuah langkah nyata, Yayasan Omah Sehat Bersinar berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya menggelar sosialisasi mengenai bahaya adiksi. Kegiatan ini menyasar para pemuda yang tergabung dalam organisasi Karang Taruna di Kampung Banyuurip, Surabaya, Jawa Timur. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai dampak buruk penyalahgunaan zat terlarang.

Waspada Bahaya Adiksi di Kampung Banyuurip
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Alexander, salah satu anggota dari Yayasan Omah Sehat Bersinar, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan bagian dari misi besar untuk meningkatkan kesadaran kolektif. Menurutnya, edukasi mengenai faktor risiko dan cara pencegahan sangat krusial diberikan kepada anak muda agar mereka memiliki daya tangkal yang kuat terhadap godaan narkoba.

COLLABMEDIANET

"Kami berupaya membangun kesadaran sejak dini bahwa adiksi bukan sekadar masalah individu, melainkan juga menjadi perhatian bersama," ujar Alexander saat memberikan keterangan kepada awak media di Surabaya, Kamis. Ia menekankan bahwa ketika seseorang terjebak dalam adiksi, dampak negatifnya tidak hanya dirasakan oleh pengguna itu sendiri, tetapi juga berdampak pada keluarga dan lingkungan sosial di sekitarnya.

Melalui kolaborasi strategis antara yayasan dan BNNK Surabaya, program ini bertujuan untuk mendorong generasi muda agar lebih berani mengambil sikap tegas. Mereka diharapkan tidak hanya sekadar tahu, tetapi juga mampu mengenali risiko di lingkungan sekitar dan berani berkata "tidak" pada segala bentuk penyalahgunaan NAPZA.

Lebih lanjut, Alexander menambahkan bahwa peran lingkungan sangat menentukan dalam menciptakan ekosistem yang sehat. Masyarakat, terutama para pemuda, diharapkan menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari peredaran gelap narkotika.

"Selain meningkatkan pemahaman dan kesadaran generasi muda tentang bahaya adiksi serta pencegahan penyalahgunaan NAPZA, kami mendorong peran aktif lingkungan dalam membangun masyarakat yang sehat," imbuhnya.

Dengan adanya sosialisasi seperti ini, diharapkan Kampung Banyuurip dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Surabaya dalam hal ketahanan pemuda terhadap ancaman narkoba. Kesadaran yang dibangun sejak dini diharapkan mampu menciptakan generasi emas yang produktif, sehat, dan bebas dari pengaruh zat adiktif yang dapat menghancurkan masa depan mereka.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar