Akses Wisata Penanjakan Bromo Resmi Dibuka

Akses Wisata Penanjakan Bromo Resmi Dibuka

Madurapost.co.id – Kabar gembira bagi para pemburu matahari terbit di kawasan Gunung Bromo. Setelah sempat mengalami pembatasan akses akibat insiden kebakaran yang melanda beberapa waktu lalu, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akhirnya memutuskan untuk membuka kembali seluruh akses wisata di area Penanjakan, Jawa Timur.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengonfirmasi bahwa kebijakan pembukaan kembali akses ini mulai berlaku efektif pada Jumat (23/10) pukul 01.00 WIB. Keputusan ini diambil setelah pihak pengelola melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi keamanan di lapangan.

Akses Wisata Penanjakan Bromo Resmi Dibuka
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

"Berdasarkan hasil pemantauan terbaru di lapangan, kami memastikan tidak ada lagi titik api yang ditemukan. Oleh karena itu, akses wisata di area Penanjakan yang sebelumnya dibatasi, kini resmi dibuka kembali," ujar Rudijanta dalam keterangan resminya di Kota Malang.

COLLABMEDIANET

Langkah ini tertuang dalam Surat Pengumuman Nomor: PG.30/T.8/TU/HMS.01.07/B/10/2026 yang diterbitkan pada Kamis malam. Area Penanjakan sendiri merupakan salah satu titik paling ikonik bagi wisatawan yang ingin menyaksikan keindahan kaldera Bromo, yang secara administratif masuk dalam wilayah Kabupaten Pasuruan.

Meskipun akses telah dibuka secara penuh, pihak TNBTS tetap menerapkan aturan ketat guna mencegah terulangnya bencana kebakaran. Secara keseluruhan, kuota kunjungan wisatawan ke kawasan Gunung Bromo dibatasi maksimal sebanyak 2.752 orang per hari. Hal ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan memastikan keamanan pengunjung.

Rudijanta memberikan peringatan keras kepada para wisatawan maupun pelaku usaha jasa wisata agar tidak mengabaikan protokol keselamatan. Salah satu larangan utama adalah aktivitas yang berpotensi memicu api, seperti membuat api unggun, perapian, atau membakar benda apa pun di kawasan taman nasional.

"Wisatawan dilarang keras membuang puntung rokok, korek api, atau benda lain yang dapat menjadi sumber api. Kami meminta semua pihak untuk tetap waspada, memperhatikan kondisi lingkungan, dan selalu mengutamakan keselamatan bersama," tegasnya.

Selain itu, masyarakat yang sedang berwisata diminta untuk proaktif. Jika melihat atau menemukan adanya kepulan asap atau titik api sekecil apa pun, pengunjung diimbau segera melapor kepada petugas di lapangan agar tindakan pemadaman dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Pihak pengelola juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan, ketertiban, dan kelestarian alam. Wisatawan diminta untuk tidak mengganggu kegiatan patroli serta pengamanan yang sedang dijalankan oleh petugas TNBTS.

"Kami berharap pembukaan kembali akses ini disambut dengan kedisiplinan dan tanggung jawab tinggi. Mari kita jaga bersama seluruh area taman nasional agar tetap aman dari ancaman kebakaran demi kelestarian alam Bromo," pungkas Rudijanta.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar